Menhan Inggris Klaim Gudang Senjata Negaranya Kosong
Menteri pertahanan Inggris mengumumkan bahwa gudang senjata negaranya saat ini dalam kondisi kosong.
Sejak awal perang di Ukraina, negara-negara Barat memasok senjata, amunisi, dan logisitik serta finansial ke Kyiv sebagai bentuk dukungan terhadap pasukan ukraina melawan Rusia.
Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa pengiriman senjata Barat ke Ukraina hanya akan memperpanjang konflik.
Menurut laporan saluran CNBC hari Rabu (7/12/2022) stok senjata dan amunisi sejumlah negara Barat yang gencar mendukung Ukraina hampir habis.
Menurut Sky News, Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace hari Rabu (7/12/2022) mengumumkan, "Pengiriman senjata ke Ukraina telah mengosongkan gudang senjata Inggris,".
Statemen ini disampaikan Wallace setelah penyelesaian kontrak senilai 223 juta pound dengan perusahaan manufaktur senjata Swedia Saab untuk pengiriman rudal anti-tank ringan (NLAW) generasi baru ke Inggris.
Menteri pertahanan Inggris menekankan komitmen London kepada NATO dalam mendukung Ukraina dengan menyatakan bahwa persediaan senjata negara ini menghadapi kekurangan yang parah akibat perang yang berlarut-larut di Ukraina.(PH)