Rusia dan Turki Sepakat Perangi Terorisme
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Rusia dan Turki akan melakukan kerjasama untuk memerangi terorisme.
Lavrov mengungkapkan hal itu pada konferensi pers dengan Mevlut Cavusoglu, rekannya dari Turki di kota Sochi, Rusia, Jumat (1/7/2016) seperti dikutip Russia Today.
"Kami sepakat bahwa kontak di antara kedua pemerintah akan segera dimulai dan tim bersama untuk penilaian kelompok-kelompok teroris akan memulai kerjasamanya," kata Lavrov.
"Dalam pertemuan ini, saya sudah tegaskan bahwa teroris tidak boleh menggunakan wilayah Turki," tambahnya.
Menurut menlu Rusia, kita dapat melakukan diskusi dengan pihak Turki tentang berbagai persoalan yang berhubungan dengan perang anti-terorisme.
"Berkenaan dengan kelompok mana saja yang harus dianggap teroris di Suriah, kami menekankan daftar yang diterbitkan oleh PBB dalam hal ini," terang Lavrov.
Pada kesempatan itu, Cavusoglu mengatakan bahwa Republik Azerbaijan dan Kazakhstan memainkan peran positif dalam proses normalisasi hubungan antara Turki dan Rusia.
"Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Vladimir Putin kemungkinan akan bertemu pada Agustus mendatang di kota Sochi," tambahnya.
Pemimpin Turki dan Rusia telah melakukan percakapan telepon pada Rabu malam. (RM)