Peringatan Jepang Atas Ambisi Cina
https://parstoday.ir/id/news/world-i16594-peringatan_jepang_atas_ambisi_cina
Pemerintah Jepang dalam laporan pertahanan tahunannya, menyampaikan keprihatinan serius atas kegiatan maritim Cina di perairan sekitar negara itu khususnya di Laut Cina Timur dan menyebut langkah itu sebagai ancaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 03, 2016 06:40 Asia/Jakarta
  • Peringatan Jepang Atas Ambisi Cina

Pemerintah Jepang dalam laporan pertahanan tahunannya, menyampaikan keprihatinan serius atas kegiatan maritim Cina di perairan sekitar negara itu khususnya di Laut Cina Timur dan menyebut langkah itu sebagai ancaman.

Laporan yang disetujui oleh pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam sidang hari Selasa (2/8/2016), menganggap aktivitas Beijing di Luat Cina Timur dan Selatan sebagai kegiatan yang bersifat mengancam.

Laporan tersebut diterbitkan setelah meningkatnya ketegangan di Asia Timur dan dalam rentang waktu kurang dari satu bulan pasca perilisan putusan Pengadilan Arbitrase Internasional (PCA) di Den Haag, yang memenangkan Filipina atas Cina dalam sengketa maritim.

Beijing menolak untuk mengakui keputusan itu. Jepang meminta Cina untuk mematuhi putusan yang katanya telah mengikat. Namun, Beijing membalas dengan peringatan bahwa Tokyo tidak berhak ikut campur.

Laman berita nikkei Jepang melaporkan bahwa Tokyo memperingatkan pelanggaran hukum internasional oleh Beijing, di mana dapat melahirkan konsekuensi yang tidak diinginkan.

Dokumen itu menyatakan bahwa Cina sedang mengejar tuntutan sepihak tanpa mengindahkan hukum internasional dan putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Arbitrase Internasional.

Cina sudah lama terlibat sengketa soal kepemilikan gugusan pulau di Laut Cina Selatan dan Timur dengan para tetangganya. Cina memiliki klaim hampir 90 persen atas wilayah tersebut berdasarkan peta kuno yang dimilikinya. Namun, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam dan Taiwan juga memiliki klaim yang tumpang tindih.

Jepang tidak memiliki klaim teritorial di Laut Cina Selatan, tetapi mengkhawatirkan bahwa pangkalan militer Cina akan meningkatkan pengaruh Beijing di kawasan, di mana sekitar 5 triliun dolar nilai perdagangan melewati wilayah itu per tahun dan sebagian besar ke dan dari pelabuhan Jepang.

Cina dan Jepang terlibat perseteruan sengit soal eksplorasi cadangan minyak dan gas bawah laut di Laut Cina Timur. Hubungan kedua pihak memburuk setelah Tokyo menasionalisasi sebagian dari pulau-pulau yang kaya sumber energi pada tahun 2012.

Pada hari Senin, Angkatan Laut Cina meluncurkan latihan militer di Laut Cina Timur, yang telah menjadi subyek sengketa maritim antara Beijing dan Tokyo. Menurut media-media Cina, ratusan kapal perang dan kapal selam dari ketiga armada mengambil bagian dalam latihan tersebut.

"Latihan ini bertujuan untuk mengasah intensitas serangan, presisi, stabilitas, dan kecepatan pasukan di tengah pengaruh elektromagnetik yang berat," kata sebuah pernyataan Angkatan Laut Cina. (RM)