Eropa Mengorbankan Bantuan Kemanusiaan untuk Perang Ukraina dan Anggaran Militer
https://parstoday.ir/id/news/world-i182706-eropa_mengorbankan_bantuan_kemanusiaan_untuk_perang_ukraina_dan_anggaran_militer
Pars Today - Swedia dan Jerman telah mengorbankan program pengentasan kemiskinan dan kelaparan di Afrika demi prioritas geopolitik dengan secara signifikan mengurangi anggaran pembangunan dan bantuan kemanusiaan.
(last modified 2025-12-21T16:57:22+00:00 )
Des 21, 2025 23:55 Asia/Jakarta
  • Uni Eropa
    Uni Eropa

Pars Today - Swedia dan Jerman telah mengorbankan program pengentasan kemiskinan dan kelaparan di Afrika demi prioritas geopolitik dengan secara signifikan mengurangi anggaran pembangunan dan bantuan kemanusiaan.

Surat kabar Inggris The Guardian menulis dalam sebuah catatan pada hari Minggu, Dalam beberapa tahun terakhir, konsep bantuan kemanusiaan untuk memerangi kemiskinan dan kelaparan di Eropa telah digantikan oleh “permainan geopolitik” karena negara-negara mengalokasikan anggaran mereka untuk Ukraina dan pengeluaran militer.

Swedia mengumumkan pada Desember 2025 bahwa mereka akan memangkas anggaran pembangunan mereka sebesar 10 miliar kronor (sekitar 800 juta poundsterling) untuk Mozambik, Zimbabwe, Liberia, Tanzania, dan Bolivia.

Sementara itu, anggaran kemanusiaan Jerman untuk tahun 2026 diumumkan sebesar €1,05 miliar (£920 juta), kurang dari setengah anggaran tahun lalu, dan difokuskan pada area yang merupakan “prioritas Eropa”.

Ralf Südhoff, direktur Pusat Aksi Kemanusiaan yang berbasis di Berlin, mengatakan, “Konsensus solidaritas dan tanggung jawab yang telah ada selama bertahun-tahun tampaknya menghilang. Fokus Jerman adalah pada krisis yang secara langsung memengaruhi Eropa. Ukraina terus menerima pendanaan, sementara bagian negara berkembang telah menurun.”

Negara-negara Eropa lainnya mengikuti jejak Jerman. Inggris telah memangkas bantuan kemanusiaannya untuk menutupi pengeluaran militer, dan Norwegia telah meningkatkan anggaran bantuannya ke Ukraina alih-alih ke negara-negara Afrika.

Prancis juga telah memangkas anggaran bantuan kemanusiaannya sebesar €700 juta dan memangkas bantuan pangan sebesar 60%, sementara mengalokasikan €6,7 miliar untuk urusan militer.

Para ahli memperingatkan bahwa keputusan-keputusan ini akan melemahkan sistem respons krisis lokal dan membahayakan kemajuan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir dalam kesehatan dan pendidikan anak di negara-negara Afrika seperti Mozambik, Zimbabwe, dan Tanzania.(sl)