Peresmian Masjid Pertama di Negara Bagian Thuringia Jerman
https://parstoday.ir/id/news/world-i185424-peresmian_masjid_pertama_di_negara_bagian_thuringia_jerman
ParsToday - Masjid pertama di negara bagian Thuringia, Jerman, secara resmi dibuka pada Sabtu setelah bertahun-tahun mengalami penghalangan oleh kelompok sayap kanan ekstremis.
(last modified 2026-02-15T03:17:37+00:00 )
Feb 15, 2026 10:16 Asia/Jakarta
  • Masjid pertama di negara bagian Thuringia, Jerman
    Masjid pertama di negara bagian Thuringia, Jerman

ParsToday - Masjid pertama di negara bagian Thuringia, Jerman, secara resmi dibuka pada Sabtu setelah bertahun-tahun mengalami penghalangan oleh kelompok sayap kanan ekstremis.

Melaporkan dari harian Jerman Die Welt, ParsToday, Minggu, 15 Februari 2026, memberitakan pembangunan masjid pertama di negara bagian Thuringia yang terletak di kota Erfurt, ibu kota negara bagian tersebut, dimulai sekitar tujuh tahun lalu. Namun, selama proses pembangunannya, masjid ini menghadapi berbagai kesulitan dan protes dari para penentang.

Meskipun demikian, tempat ibadah yang merupakan masjid pertama yang baru didirikan di Jerman Timur dan menjadi milik komunitas Muslim Ahmadiyah ini akhirnya diresmikan. Sejumlah pejabat lokal dan nasional dijadwalkan hadir dalam upacara peresmian, termasuk Perdana Menteri Negara Bagian Thuringia Bodo Ramelow, Wakil Ketua Parlemen Federal, beberapa uskup, dan perwakilan dari komunitas Yahudi.

Masjid ini memiliki menara dekoratif setinggi sekitar delapan meter. Peletakan batu pertamanya dilakukan pada tahun 2018, dan proses konstruksi selesai pada akhir tahun 2025. Biaya pembangunan masjid seluruhnya berasal dari sumbangan masyarakat.

Sejak proyek ini direncanakan pada tahun 2016, telah terjadi protes berulang kali dan kadang-kadang meluas dari kelompok-kelompok anti-Islam. Dalam beberapa kasus, para pengunjuk rasa memasang salib-salib protes besar di lokasi tersebut. Pada saat yang sama, sejumlah lembaga Kristen, termasuk para pejabat Gereja Evangelis di Jerman, mendukung pembangunan masjid ini.

Uskup regional, Ilse Junkermann, menyambut baik keputusan pejabat kota untuk membangun masjid tersebut. Ia menyatakan harapannya bahwa langkah ini akan membantu memperkuat koeksistensi damai dan penghormatan terhadap kebebasan beragama yang dijamin dalam konstitusi Jerman.(sl)