Jeritan Kesedihan Anak-Anak Minab Bergema di Amerika Serikat
-
Peringatan kejahatan terhadap anak-anak Minab di Amerika
Paars Today - Seorang seniman Iran memprotes pembantaian siswa Minab dan anak-anak Iran akibat kejahatan Amerika Serikat dan Israel dengan melakukan pertunjukan seni di Amerika Serikat.
Akibat serangan militer Amerika Serikat ke sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran, lebih dari 160 siswa perempuan tewas dan banyak lainnya terluka. Amerika Serikat, yang melakukan kejahatan ini, masih melakukan “penyelidikan” untuk menghindari konsekuensi dan tanggung jawab atas tragedi kemanusiaan ini.
Menurut laporan Pars Today yang merujuk pada IRNA, seorang seniman Iran memamerkan protesnya terhadap agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap anak-anak Iran melalui pertunjukan seni di kota Chicago, Amerika Serikat.
Dalam pertunjukan ini, Amir Nor Mohammad menggunakan simbol-simbol Tahun Baru Persia, termasuk meja Haft-Sin, serta ransel yang mengenang siswa yang gugur di sekolah Minab, untuk mencoba menjaga ingatan dan nama anak-anak ini tetap hidup dan menyampaikan pesannya kepada penonton.
Nama beberapa anak korban juga tertulis di ransel, buku-buku anak-anak dan mainan juga tersebar di sekitar area tersebut. Tindakan ini dilakukan untuk menekankan dimensi kemanusiaan perang dan dampaknya terhadap masyarakat, khususnya anak-anak.(sl)