AL AS Kembangkan Rudal Hipersonik "Blackbeard" Bertarif Rendah
https://parstoday.ir/id/news/world-i197562-al_as_kembangkan_rudal_hipersonik_blackbeard_bertarif_rendah
Pars Today - Angkatan Laut Amerika dengan memperhatikan pengalaman perang terbaru berupaya mengoperasikan sejenis rudal hipersonik murah.
(last modified 2026-09-27T08:24:44+00:00 )
Sep 27, 2026 15:23 Asia/Jakarta
  • Rudal murah AS
    Rudal murah AS

Pars Today - Angkatan Laut Amerika dengan memperhatikan pengalaman perang terbaru berupaya mengoperasikan sejenis rudal hipersonik murah.

Melansir Pars Today, Angkatan Laut Amerika Serikat pada pertengahan September 2026 mengalokasikan 200 juta dolar untuk produksi "Rudal Hipersonik Bertarif Rendah Blackbeard" (Blackbeard Hypersonic Missile) yang akan dipasang dan diluncurkan dari jet tempur yang berbasis di kapal induk.

Rudal ini terdiri dari propelan bahan bakar padat dan sebuah glider. Berdasarkan persyaratan proyek, muatannya, yakni hulu ledak, berbobot 34 kilogram. Versi berbasis darat memiliki jangkauan kurang dari 1.000 kilometer dan versi yang diluncurkan dari udara dari ketinggian tinggi akan memiliki jangkauan lebih dari 1.500 kilometer.

Jet tempur berbasis kapal induk F/A-18 Super Hornet kemungkinan dapat membawa hingga empat rudal jenis ini. Rudal Blackbeard dilengkapi pencari optik yang akan efektif dalam pemanduan akhir terhadap sasaran bergerak. Angkatan Laut mengalokasikan 90 juta dolar untuk produksi hingga 50 unit rudal ini. Diperkirakan masuk dinas pada tahun 2028 dan mencapai kemampuan operasional pada tahun 2029.

Dana 200 juta dolar yang dialokasikan pada September 2026 mendukung produksi Blackbeard lebih banyak di luar 50 rudal dengan kemampuan operasional awal yang sebelumnya telah dibiayai pada Juni. Berdasarkan kontrak Kementerian Pertahanan, 43 juta dolar dialokasikan untuk produksi 444 rudal Blackbeard. Castelion berupaya menjaga biaya Blackbeard sekitar setengah juta dolar untuk mencapai produksi massal yang ekonomis.

Kontrak ini diberikan di tengah Angkatan Laut AS yang berupaya memperkenalkan kemampuan serang jarak jauh baru untuk meningkatkan jangkauan pesawat berbasis kapal induk melawan pesaing yang semakin kompleks seperti Tiongkok. Rudal Blackbeard yang di Angkatan Laut dinamai "Sistem Efek Multi-Misi dengan Kapasitas Ekonomis" (MACA) dianggap sebagai salah satu dari beberapa kemampuan yang direncanakan untuk Angkatan Laut Amerika, yang mencakup jenis baru rudal anti-kapal jarak jauh AGM-158C dan rudal berpemandu anti-radar canggih AGM-88G.

MACA mewakili generasi berikutnya senjata yang diluncurkan dari jet tempur Angkatan Laut bersama rudal udara-ke-udara yang baru diperkenalkan AIM-242 Malleus dan AIM-174B. Rudal-rudal ini secara total akan sangat meningkatkan jangkauan pesawat serang berbasis kapal induk terhadap ancaman darat, laut, dan udara.

Dalam pernyataan AL Amerika tentang upaya pendanaan baru ini disebutkan, "Blackbeard adalah senjata serang hipersonik yang diluncurkan dari udara yang memberikan jet tempur serang berbasis kapal induk opsi serang yang efektif, jarak jauh, dan berkecepatan tinggi terhadap sasaran laut dan darat, meningkatkan kelayakan bertahan terhadap pertahanan udara canggih, dan pada saat yang sama secara signifikan meningkatkan kedalaman amunisi."

Jet tempur garis depan berbasis kapal induk F/A-18E/F Super Hornet Angkatan Laut Amerika direncanakan untuk misi serang membawa hingga empat rudal Blackbeard. Meskipun rudal ini tidak memiliki hulu ledak lebih besar dari rudal AGM-84 Harpoon dan LRASM yang sudah berdinas, kecepatan lebih dari Mach 5 dan kemampuan serang jarak jauhnya dapat memungkinkan serangan yang jika tidak memerlukan amunisi tingkat lebih tinggi. Pesawat Angkatan Laut Amerika bergantung pada kemampuan era Perang Dingin yang mungkin menghadapi masalah dalam konfrontasi potensial melawan kapal perusak pertahanan udara dan pesawat berbasis kapal induk Angkatan Laut Tiongkok yang semakin canggih.

Castelion adalah salah satu dari beberapa perusahaan berbasis pengetahuan yang berupaya memenuhi permintaan angkatan bersenjata Amerika akan rudal jelajah bertarif rendah dengan memperhatikan kekhawatiran Pentagon tentang kekurangan amunisi. Pengumuman Pentagon pada Juli memberitakan keinginan untuk membeli hingga dua belas ribu rudal Blackbeard dalam kerangka program pengadaan lima tahun. Perusahaan ini juga bekerja sama dengan perusahaan Saronic untuk pada tahun 2027 meluncurkan rudal hipersonik Blackbeard dari sistem peluncuran kontainer yang ditempatkan pada kapal permukaan tanpa awak menengah "Marauder"."(Sail)