Gelombang Protes Pelajar Masih Mengguncang Prancis
-
Polisi masih berusaha meredam aksi protes pelajar Prancis
Pars Today - Pelajar sekolah menengah di berbagai kota Prancis pada hari Selasa dalam pekan ketiga protes mereka kembali turun ke jalan, protes luas di kota-kota besar Prancis yang seperti hari-hari sebelumnya disertai kekerasan dan bentrokan dengan polisi.
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, Rabu, 14 Oktober 2026, menurut pengumuman koalisi bersama serikat pelajar dan siswa Prancis, sekitar 480 ribu orang, dan berdasarkan statistik Kementerian Dalam Negeri, 161.500 orang di seluruh Prancis melakukan demonstrasi. Menurut polisi, di Paris juga 41.500 orang turun ke jalan dalam dua pawai terpisah.
Bentrok kekerasan polisi dengan pengunjuk rasa yang sebagian besar di bawah umur masih memicu kekhawatiran dan reaksi internasional. Sementara itu, pada hari Selasa surat kabar Prancis Le Figaro mengumumkan bahwa hanya di Prancis selatan hampir seribu orang ditahan, yang sebagian besar di bawah umur, dan penahanan ini merupakan berkas hukum pertama mereka.
Namun Kementerian Dalam Negeri Prancis juga mengumumkan, "Sejak dimulainya protes pelajar sekolah menengah pada 18 September, 'hampir 900' personel polisi dan gendarmeri serta lebih dari 200 pelajar dan 147 staf Kementerian Pendidikan Nasional mengalami luka-luka."
"Pelajar sekolah menengah di berbagai kota Prancis pada hari Selasa dalam pekan ketiga protes kembali turun ke jalan, dengan protes luas di kota-kota besar yang seperti hari sebelumnya disertai kekerasan dan bentrokan dengan polisi. Menurut koalisi serikat pelajar dan siswa, sekitar 480 ribu orang berdemonstrasi, sementara Kementerian Dalam Negeri mencatat 161.500 orang; di Paris, 41.500 orang turun ke jalan dalam dua pawai terpisah."(Sail)