Para Tetangga Tolak Intervensi Militer Asing di Libya
Negara-negara tetangga Libya menolak segala bentuk intervensi militer asing di negara tersebut.
Para menlu dari negara-negara tetangga Libya dalam pertemuan di Niamey, Ibukota Niger, Rabu (19/10/2016), menyatakan menolak campur tangan militer asing di Libya dan menegaskan bahwa perang melawan terorisme di negara itu harus dilakukan dalam kerangka hukum internasional. Demikian dikutip laman Tasnimnews.
Dalam sebuah pernyataan, para menlu menekankan bahwa operasi kontra terorisme harus dilakukan atas permintaan Dewan Kepemimpinan pemerintah persatuan nasional Libya.
Pertemuan Niamey dihadiri oleh menlu Tunisia, Aljazair, Mesir, Sudan, Chad, Niger, Mauritania, Mali dan Burkina Faso. Pertemuan itu digelar atas inisiatif Uni Afrika untuk membahas krisis Libya dan cara-cara untuk membantu pemerintah persatuan nasional.
Kelompok-kelompok teroris khususnya Daesh telah menduduki sejumlah daerah di Libya dengan memanfaatkan kevakuman kekuasaan di negara tersebut. (RM)