Pengadilan Swiss Benarkan Perundingan Nuklir Iran Disadap Israel
Pengadilan pemerintah Swiss mengatakan, dalam perundingan nuklir Iran dan Kelompok 5+1 di Jenewa tahun 2015, beberapa komputer yang disediakan hotel tempat perundingan, dipasang perangkat lunak untuk mata-mata.
Situs surat kabar Perancis, Le Point, Jumat (4/11) menulis, ketika perundingan nuklir Iran dan Kelompok 5+1 digelar di Hotel President Wilson, Jenewa, komputer-komputer hotel ini sudah dipasangi oleh sejenis perangkat lunak yang digunakan untuk memata-matai.
Sebulan setelah perundingan nuklir, tepatnya pada Mei 2015, pemerintah Swiss memulai investigasi dan menyita sejumlah komputer hotel yang digunakan dalam perundingan.
Baru-baru ini, perusahaan penyedia layanan keamanan komputer dan internet Rusia, Kaspersky mengumumkan, perangkat lunak mata-mata rumit berhasil ditemukan yang menurut sebagian pengamat milik rezim Zionis Israel.
Begitu juga ketika berita tentang penyadapan lokasi perundingan ini tersebar, sejumlah banyak media termasuk media-media Amerika Serikat, menuding Israel sebagai aktor utama aksi spionase tersebut.
Tahun lalu, Kedutaan Besar Iran di Wina, Austria dan Bern, Swiss melayangkan dua surat terpisah kepada Kementerian Keuangan Swiss dan Austria untuk menyampaikan kekhawatiran serius Tehran atas keamanan lokasi digelarnya perundingan nuklir, serta mendesak kedua negara Eropa itu untuk mengumumkan hasil investigasi terkait masalah ini. (HS)