Malaysia: Muslim Rohingya Berpotensi Dimanfaatkan Daesh
-
Hishammuddin Hussein
Pemerintah Malaysia memperingatkan kemungkinan penyalahgunaan terhadap warga Muslim Rohingya oleh kelompok teroris Daesh untuk menciptakan instabilitas.
IRNA (14/1) melaporkan, Hishammuddin Hussein, Menteri Pertahanan Malaysia, Sabtu (14/1), menjelang penyelenggaraan pertemuan menteri-menteri luar negeri Organisasi Kerjasama Islam, OKI di Kuala Lumpur, mendesak penyelesaian segera krisis Rohingya.
Ia menegaskan, terbuka kemungkinan kelompok-kelompok teroris semacam Daesh, menyalahgunakan krisis ini dan menyebarluaskan pemikirannya di kawasan untuk menciptakan ketidakamanan.
Pertemuan menlu-menlu OKI rencananya akan digelar hari Kamis pekan ini atas prakarsa Malaysia di Kuala Lumpur untuk membahas krisis Muslimin Rohingya yang tidak diakui sebagai warga negara oleh pemerintah Myanmar.
Malaysia, baru-baru ini mengabarkan penangkapan seorang yang diduga tengah merencanakan serangan jihad di Myanmar dan perang melawan pemerintahan negara itu demi membantu warga minoritas Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine.
Lebih dari satu juta warga Muslim Rakhine di Myanmar terutama tinggal di Negara Bagian Rakhine, namun pemerintah negara itu menganggap mereka sebagai imigran ilegal asal Bangladesh dan menolak memberikan kewarganegaraan.
Belum lama ini, penyiksaan dan genosida terhadap Muslimin Rohingya di Myanmar mengalami peningkatan signifikan. (HS)