Jerman Sebut Kebijakan Trump Tidak Manusiawi
Kanselir Jerman Angela Merkel, menyebut perintah eksekutif Presiden Donald Trump terkait imigrasi sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan tidak dapat diterima.
Dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko di Berlin, Senin (30/1/2017), Merkel mengatakan, tekad melawan terorisme sama sekali tidak membenarkan kecurigaan terhadap orang-orang atas dasar keyakinan mereka, dalam hal ini terhadap kaum Muslim.
Merkel menambahkan bahwa ia percaya tindakan AS juga bertentangan dengan konsep dasar bantuan internasional untuk pengungsi dan kerjasama internasional.
"Pemerintah Jerman sekarang akan meninjau konsekuensi dari larangan bagi warga Jerman dengan kewarganegaraan ganda dan akan mewakili kepentingan mereka, jika diperlukan," tegasnya.
Dalam hal ini, juru bicara Merkel, Steffen Seibert mengatakan Kanselir Jerman menyesalkan larangan masuk AS terhadap pengungsi dan warga dari beberapa negara.
"Merkel menyampaikan keprihatinannya kepada Presiden Trump selama pembicaraan telepon pada hari Sabtu," ujarnya.
Berkenaan dengan perkembangan di Ukraina, Merkel mengatakan, "Kami menyatakan kekhawatiran atas bentrokan baru di timur Ukraina. Kami percaya bahwa kedua pihak selain menjaga gencatan senjata, juga harus berusaha menyelesaikan krisis melalui jalur politik." (RM)