Trump akan Setujui Penjualan Jet Tempur ke Bahrain
Pemerintahan baru AS akan melanjutkan penjualan jet tempur F-16 kepada rezim Al Khalifa.
Situs Defence News melaporkan, Bob Corker, ketua komisi hubungan luar negeri Senat AS berkeyakinan bahwa presiden baru AS, Donald Trump akan menyetujui dimulai kembali penjualan jet tempur F-16 ke Bahrain.
Corker menegaskan transaksi penjualan jet tempur F-16 ke Bahrain tidak memiliki hambatan, dan dalam waktu dekat akan segera dilakukan.
Dilaporkan, pemerintahan AS di bawah Obama menghentikan penjualan jet tempur F-16 ke Bahrain karena mengkhawatirkan masalah HAM di negara Arab itu.
Penjualan jet tempur F-16 kepada rezim Al Khalifa membutuhkan persetujuan Kongres AS.
Perusahaan senjata AS, Lockheed Martin menyatakan, penjualan 19 unit jet tempur F-16 senilai 2,8 miliar dolar sangat penting untuk menjaga kelangsungan produksi industri strategis AS itu.
AS senantiasa mendukung pemerintah Bahrain, padahal rezim Al Khalifa melanggar hak asasi rakyatnya sendiri.
Dukungan politik dan militer AS terhadap rezim Al Khalifa berlangsung di saat Gedung Putih mengklaim sebagai pengusung penegakkan HAM di dunia.(PH)