Menlunya Dicegat, Turki Balas Tutup Kedubes Belanda
https://parstoday.ir/id/news/world-i34306-menlunya_dicegat_turki_balas_tutup_kedubes_belanda
Langkah Belanda pada Sabtu (11/3/2017), tidak mengijinkan pesawat yang membawa Menlu Turki, Mevlut Cavosoglu, mendarat di bandara Rotterdam, karena alasan keamanan, dibalas oleh Turki dengan menyegel Kedubes Belanda di Ankara,
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 12, 2017 12:04 Asia/Jakarta
  • Polisi Turki di luar gedung Konsulat Belanda
    Polisi Turki di luar gedung Konsulat Belanda

Langkah Belanda pada Sabtu (11/3/2017), tidak mengijinkan pesawat yang membawa Menlu Turki, Mevlut Cavosoglu, mendarat di bandara Rotterdam, karena alasan keamanan, dibalas oleh Turki dengan menyegel Kedubes Belanda di Ankara,

Aparat keamanan Turki menyegel kedutaan dan konsulat Belanda pada hari yang sama menyusul meningkatnya ketegangan kedua negara soal kampanye Turki di Eropa.

 

Turki juga menutup kediaman duta besar, kuasa usaha dan konsul jenderal Belanda.

 

Ahmad Abu Thalib, Walikota Rotterdam mengatakan, Menlu Turki tidak diijinkan menggelar pertemuan dan pidato kampanye di Belanda. Ditambahkannya, para pejabat Turki tidak berhak mengkampanyekan referendum amandemen UUD Turki yang menurut rencana akan digelar 16 April 2017, di Belanda.

 

Sebelumnya, pidato para pejabat Turki di berbagai kota Eropa mendapat reaksi negatif oleh pemerintah-pemerintah Eropa. Para pejabat Jerman, Austria dan Swiss menyatakan bahwa para pejabat Turki dilarang berkampanye di ketiga negara tesebut.

 

Referendum soal amandemen 18 butir UUD Turki menyangkut perubahan dari sistem parlementer ke sistem presidensial.

 

Berdasarkan RUU yang telah diajukan, selain perubahan tersebut, presiden juga dapat mempertahankan hubungannya dengan partainya serta dapat dapat melakukan perombakan di dewan hukum tertinggi negara itu.

 

Sementara itu, para penentang PM Turki, Recep Tayyib Erdogan, menilai RUU tersebut sedang menggiring Turki menuju era diktatorisme. (MZ)