Korut Luncurkan Rudal, Jepang Umumkan Status Siaga
Pemerintah Jepang mengumumkan status siaga untuk menghadapi segala tindakan provokatif oleh Korea Utara.
Seperti dilansir kantor berita Kyodo, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Rabu (5/4/2017) pagi kepada wartawan di Tokyo, mengecam peluncuran rudal balistik oleh Korut dan mengatakan Tokyo sedang bersiaga untuk mengadapi tindakan provokatif Pyongyang.
"Dengan peluncuran itu, Korut telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB," tegasnya.
Korut pada Rabu pagi menembakkan sebuah rudal ke arah Laut Jepang. Uji coba ini dilakukan menjelang pertemuan Presiden Amerika Serikat dan Cina.
Donald Trump dan Xi Jinping dijadwalkan akan bertemu di Florida pada hari Kamis.
Korut telah menembakkan empat rudal balistik ke arah Laut Jepang dalam satu bulan terakhir. Sebelum ini, Pyongyang mengecam tindakan Tokyo yang mengirimkan sebuah satelit mata-mata ke angkasa dan menyebut langkah itu sebagai agresi terhadap Korut.
Pada 17 Maret 2017, Jepang menembakkan sebuah roket untuk menempatkan satelit mata-mata di angkasa.
Juru bicara Kemenlu Korut mengatakan, tujuan Jepang dari peluncuran itu adalah untuk mengumpulkan informasi tentang peluncuran rudal balistik oleh Pyongyang. (RM)