Bela Tahanan Palestina, Mahasiswa Inggris Lanjutkan Mogok Makan
-
mahasiswa Inggris
Aksi mogok makan mahasiswa Inggris terus berlanjut untuk mendukung para tahanan Palestina yang berada di penjara-penjara rezim Zionis Israel.
Press TV (30/4) melaporkan, bersamaan dengan dilakukannya aksi mogok makan oleh para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, sekelompok mahasiswa Universitas Manchester, Inggris juga melakukan aksi yang sama untuk menunjukkan solidaritas mereka.
Aksi mogok makan mahasiswa Inggris dimulai pada hari Kamis, 27 April 2017 dan akan berlangsung selama sepekan.
Mahasiswa lain dan sejumlah dosen Universitas Manchester, Inggris mengumumkan dukungan mereka atas aksi mogok makan mendukung para tahanan Palestina tersebut.
Ratusan mahasiswa Fakultas Studi Afrika dan Timur, Universitas Manchester, Kamis (27/4) berdemonstrasi memprotes kunjungan Mark Regev, Duta Besar Israel untuk Inggris ke kampus mereka.
London dalam beberapa hari terakhir juga dilanda aksi demonstrasi warga Palestina mukim Inggris yang mendukung para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.
Lebih dari 1.500 tahanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara Israel, sejak 17 April 2017 melakukan aksi mogok makan dengan meneriakkan slogan "kebebasan dan kemuliaan" untuk memprotes tindakan buruk Israel terhadap para tahanan Palestina.
Sekitar 6.500 tahanan Palestina saat ini berada di penjara-penjara Israel. 62 orang dari mereka perempuan dan 300 lainnya di bawah usia dewasa. Selain itu, sekitar 500 warga Palestina juga berada dalam tahanan administratif atau penahanan tanpa proses hukum. (HS)