House of Lords: Kebijakan Inggris di Timteng Harus Diubah
-
Majelis Tinggi Inggris
Majelis Tinggi Inggris atau House of Lords menyarankan agar pemerintah negara itu mendukung kesepakatan nuklir Iran dan mempertimbangkan dengan serius pengakuan atas Palestina sebagai sebuah negara merdeka.
Surat kabar Daily Telegraph, Inggris (2/5) menulis, Komite Hubungan Internasional, Majelis Tinggi Inggris, IRC mengumumkan, London harus meninjau ulang kebijakannya terkait Timur Tengah secara fundamental dan kemungkinan menjauhnya negara ini dari kebijakan-kebijakan Amerika Serikat.
Komite Hubungan Internasional, Majelis Tinggi Inggris menjelaskan, Presiden Amerika, terkait Iran dan hubungan Palestina-rezim Zionis Israel, telah mengambil langkah-langkah tidak konstruktif yang bahkan bisa meningkatkan eskalasi konflik.
Dalam laporan rincinya terkait Timur Tengah yang disusun oleh David Howell, mantan Menteri Luar Negeri Inggris, IRC mengkritik keras respon Inggris atas krisis Suriah.
"Hal ini membuktikan bahwa penggulingan Bashar Al Assad, Presiden Suriah sebagai prasyarat penyelesaian semua masalah, dengan berbagai metode dan kebijakan, adalah target yang tidak bisa diraih," katanya.
Anggota Majelis Tinggi Inggris juga meminta pemerintah London untuk mengambil langkah lebih keras terkait Arab Saudi karena agresi militernya ke Yaman, termasuk menangguhkan ekspor senjata, sebagai upaya terakhir. (HS)