Sikap Sekjen PBB Soal Kesepakatan Paris
-
Antonio Guterres
Sekjen PBB mengumumkan, jangan seperti pemerintah Amerika Serikat, negara-negara lain harus bersatu mencegah pelanggaran kesepakatan perubahan iklim Paris.
IRNA (31/5) melaporkan, Sekjen PBB, Selasa (30/5) mereaksi janji Donald Trump, Presiden Amerika yang akan menarik diri dari kesepakatan perubahan iklim Paris.
Antonio Guterres, Sekjen PBB mengatakan, jika ada sebuah negara meragukan urgensi kesepakatan ini, maka kewajiban negara-negara lain untuk semakin bersatu.
Sekjen PBB menjelaskan, implementasi kesepakatan perubahan iklim Paris adalah hal yang urgen dan gas rumah kaca harus dikontrol dan proses pemanasan udara di permukaan bumi harus diturunkan.
Donald Trump memprotes kesepakatan perubahan iklim Paris dan menyebutnya sebagai hambatan bagi program-program industri Amerika.
Kesepakatan perubahan iklim untuk pertama kali ditandatangani pada Desember 2015 di Paris, Perancis oleh perwakilan dari sekitar 200 negara dunia. (HS)