Korut Peringatkan Inggris dan Australia untuk Tidak Terlibat Krisis
https://parstoday.ir/id/news/world-i43368-korut_peringatkan_inggris_dan_australia_untuk_tidak_terlibat_krisis
Korea Utara mengancam Inggris dan Australia dengan "akhir yang menyedihkan" jika mereka ikut ambil bagian dalam manuver militer tahunan gabungan AS-Korea Selatan yang saat ini sedang berlangsung di wilayah tersebut di tengah ketegangan menyusul uji rudal balistik Pyongyang terbaru.
(last modified 2026-03-28T18:01:20+00:00 )
Aug 26, 2017 06:18 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Korut dan para pejabat militer
    Pemimpin Korut dan para pejabat militer

Korea Utara mengancam Inggris dan Australia dengan "akhir yang menyedihkan" jika mereka ikut ambil bagian dalam manuver militer tahunan gabungan AS-Korea Selatan yang saat ini sedang berlangsung di wilayah tersebut di tengah ketegangan menyusul uji rudal balistik Pyongyang terbaru.

Mengacu manuver Ulchi Freedom Guardian yang disebut-sebut sebagai bukti niat Washington untuk menyerang negara tersebut, kantor berita resmi Korea Utara KCNA memperingatkan Amerika Serikat dan "bonekanya" untuk "bertindak bijaksana jika mereka ingin menghindari momen kematian bersejarah."

"Kenyataan tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa ambisi AS untuk menahan Korea Utara tetap tidak berubah, dan ambisi negara boneka AS untuk menyerang [Korea] Utara juga tetap tidak berubah," demikian disebutkan KCNA.

Ditambahkan pula, "Kami dengan sungguh-sungguh memperingatkan tidak hanya AS dan bonekanya tapi juga Inggris dan Australia, yang memanfaatkan manuver perang saat ini yang anti-Korea Utara bahwa mereka akan menghadapi akhir yang menyedihkan jika mereka bergabung dalam permainan dengan api tersebut."

Manuver perang yang sedang berlangsung itu merupakan latihan militer tahunan terbesar di dunia, yang dimulai pada tanggal 21 Agustus dan akan berlanjut sampai akhir bulan ini. Manuver tersebut dalam beberapa tahun terakhir ini terkadang melibatkan sekutu AS seperti Australia, Inggris, Kanada, Denmark, Kolombia dan Belanda.

Korea Utara sebelumnya menggambarkan Australia telah melakukan "tindakan bunuh diri" dengan bergabung dalam manuver itu perang.(MZ)