Demo 1.200 Orang di Kuala Lumpur Kecam Kekerasan Terhadap Rohingya
-
Demo di Kuala Lumpur
Sekitar 1.200 demosntran telah turun ke jalan di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, dalam memprotes gelombang baru kekerasan terhadap Muslim Rohingya di Myanmar.
Sebagian besar demonstran di Kuala Lumpur pada Rabu (30/8/2017) adalah Muslim Rohingya sendiri yang khawatir keluarga mereka terbunuh dan rumah mereka terbakar di Myanmar.
Para demonstran menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap minoritas, dengan membawa plakat bertuliskan, "Stop Killing Rohingya."
Seorang pemrotes Rohingya bernama Nimatullah, 20 tahun, mengatakan, "Mati, mereka semua mati, mereka ditembak."
"Saya belum bisa menghubungi mereka selama dua hari," tambahnya, sambil menggelengkan kepalanya dan menutupi wajahnya dengan tangannya.
Polisi membubarkan demonstrasi tersebut, menahan hampir 155 orang. Salah satu tahanan berusaha membakar dirinya sendiri, menurut polisi.
Anamul Hassan, seorang demonstran lain yang ditangkap oleh polisi mengatakan beberapa menit sebelum penahanan, "Adik laki-laki dan perempuan saya menangis ketika saya berbicara dengan mereka dua hari yang lalu: Ke mana kami akan pergi? Kami tidak punya tempat lagi?"(MZ)