PBB Tegaskan Dukungan untuk Kesepakatan Nuklir Iran
-
Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric.
Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric mengatakan, posisi Sekretaris Jenderal PBB mengenai Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) sudah jelas dan semua pihak harus membantu mendukung kesepakatan nuklir Iran.
Pada sebuah konferensi pers hari Senin (8/1/2018), dia memperingatkan tentang konsekuensi melanggar JCPOA dan menuturkan, dari sudut pandang Sekjen PBB, JCPOA adalah salah satu pencapaian diplomatik terpenting dalam beberapa tahun terakhir, dan semua pihak yang terlibat harus berusaha maksimal untuk mendukung kelanjutan kesepakatan ini.
Dujarric, seperti dikutip IRNA, menjelaskan bahwa JCPOA adalah kesepakatan internasional yang tidak dapat dibatalkan secara sepihak.
Pada hari Senin, Ali Akbar Salehi, Kepala Badan Energi Atom Iran dalam pembicaraan telepon dengan Dirjen IAEA Yukiya Amano, memperingatkan tentang konsekuensi atas potensi pelanggaran kesepakatan nuklir oleh Amerika Serikat.
"Jika Washington tidak memenuhi komitmennya, Tehran akan mengambil keputusan yang dapat mempengaruhi proses kerjasama Iran saat ini dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA)," tegas Salehi.
Sejak Januari 2016, setelah kesepakatan nuklir antara Iran dan Kelompok 5+1 dilaksanakan, AS selalu melanggar komitmennya dalam pelaksanaan JCPOA.
Para pejabat Tehran berulang kali menekankan bahwa Iran akan berkomitmen terhadap JCPOA selama merasakan manfaatnya, dan jika tidak, tidak ada lagi alasan untuk mematuhinya. (RM)