Mogherini: Eropa tidak Ingin Membentuk Tentara Sendiri
(last modified 2018-02-13T12:12:36+00:00 )
Feb 13, 2018 19:12 Asia/Jakarta
  • Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini.
    Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mengatakan, kerjasama Uni Eropa selain di bidang pertahanan, juga harus mencakup kebijakan ekonomi dan sosial.

Seperti dilansir situs resmi Uni Eropa, Selasa (13/2/2018), Mogherini dalam sebuah pidato di kota Roma, Italia, menuturkan bahwa strategi pertahanan Eropa kadang-kadang dilihat sebagai sinonim untuk membentuk tentara Eropa.

Namun, lanjutnya, ini bukan jalan yang dipilih oleh Uni Eropa dan negara-negara anggotanya.

"Kami menginginkan sebuah strategi pertahanan Eropa berdasarkan sistem industri dan teknologi Eropa di pasar pertahanan Eropa. Kami ingin negara anggota kami untuk berinvestasi bersama, memutuskan bersama dan bertindak bersama," tegas Mogherini.

Pasukan NATO

"Pendekatan Uni Eropa juga tampil beda karena penekanannya pada penggabungan instrumen militer dan sipil. Ciri khas kita Eropa adalah kita menyeimbangkan kekuatan keras dan lunak dengan cerdas, karena kita tahu bahwa tidak ada krisis atau ancaman di dunia ini yang dapat ditangani dengan cara militer saja," ujarnya.

Mogherini menandaskan Eropa Bersatu terdiri dari para ilmuwan muda yang akan membantu kita mencegah serangan siber di masa depan. (RM)

Tags