Guterres: Konflik Suriah tidak Memiliki Opsi Militer
-
Sekjen PBB Antonio Guterres
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan, konflik di Suriah hanya dapat diselesaikan melalui jalur politik.
Televisi APTN melaporkan, Antonio Guterres hari Sabtu (21/4) sebelum sidang terkait Suriah yang digelar di selatan Swedia menekankan, stabilitas dan perdamaian berkesinambungan di Suriah hanya dapat terjadi melalui jalur politik.
Ia juga mengakui butuh waktu panjang untuk menyatukan anggota Dewan Keamanan PBB terkait krisis Suriah.
Rencananya di pertemuan ini akan dikaji mekanisme memperkuat misi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di Suriah dan perannya yang lebih aktif.
Dubes dari 15 negara di Swedia yang tercatat sebagai anggota tetap dan tak tetap Dewan Keamanan hari Sabtu menggelar pertemuan di ngara ini membahas transformasi Suriah.
Swedia, anggota tak tetap Dewan Keamanan mengundang 15 dubes negara anggota dewan ini beserta Atonio Guterres untuk mengkuti pertemuan yang membahas krisis Suriah.
Sidang Dewan Keamanan di Swedia ini digelar ketika Amerika bersama Perancis dan Inggris pada 14 April lalu dengan dalih serangan kimia ke Duma dan menuding pemerintah Damaskus sebagai pelaku serangan tersebut serta tanpa mandat Dewan Keamanan dilaporkan menyerang Suriah. (MF)