AS Setujui Penjualan Helikopter Serbu ke Bahrain
-
Helikopter serbu, Bell AH-1Z Viper.
Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan 12 helikopter serbu, Bell AH-1Z bersama dengan rudal, roket, senjata dan peralatan lainnya ke Bahrain dengan perkiraan biaya 911,4 juta dolar.
Seperti dikutip Farsnews, Badan Kerjasama Keamanan-Pertahanan AS dalam sebuah rilis hari Senin (30/4/2018) menyatakan, sistem persenjataan yang masuk dalam penjualan adalah 14 rudal udara-ke-permukaan Hellfire, 56 sistem pintar pelontar roket dan 12 senjata laras putar, M197 20mm.
Peralatan pendukung, suku cadang dan perbaikan, pelatihan, teknik, logistik, dan dukungan program lainnya juga termasuk dalam paket penjualan itu.
Pada Oktober 2017, Bahrain mengumumkan telah menyelesaikan pembelian jet tempur F-16 senilai 3,8 miliar dolar dari kontraktor pertahanan AS, Lockheed Martin.
Presiden Donald Trump dalam pertemuan dengan raja Bahrain pada Mei 2017, menekankan perluasan hubungan Washington dengan rezim Al Khalifa.
Kelompok-kelompok HAM menyampaikan kekhawatiran atas penjualan senjata AS dan negara-negara Barat ke Bahrain.
Bahrain dilanda protes rakyat menentang rezim Al Khalifa sejak 14 Februari 2011. Rezim Al Khalifa sejauh ini telah menangkap lebih dari 11 ribu warga dan sebagian besar dari mereka dicabut kewarganegaraannya. (RM)