Sanksi AS Tidak Merusak Impor Minyak Cina dari Iran
-
Impor minyak mentah Cina
Penyuling minyak terbesar di dunia menyatakan, sanksi Amerika Serikat terhadap Iran tidak berpengaruh pada impor minyak Cina dari Iran.
"Para penyuling minyak Cina membeli minyak dari Iran dengan menggunakan kapal-kapal tanker, dimana tidak punya interaksi dengan Amerika. Oleh karenanya, sekalipun AS memutuskan untuk mengembalikan sanksi terhadap Iran, impor minyak Cina dari Iran tidak akan bermasalah," ungkap seorang direktur senior perusahaan Sinopec Cina, seperti dilaporkan Jaringan Informasi Petroenergi, Rabu (27/6)
"Ketika pemerintah Cina mengimpor minyak dari Amerika Serikat akan dikenakan tarif 25 persen, maka para penyuling minyak Cina akan menghentikan pembelian minyak dari negara ini," pungkas direktur senior Sinopec, Cina.
Cina dan India merupakan dua negara terbesar pembeli minyak Iran di Asia, sementara Turki dan Italia merupakan pembeli minyak Iran dari Eropa.
Amerika hari Selasa (26/6) masih dalam kerangka permusuhan dengan bangsa Iran mengumumkan kepada seluruh negara yang mengimpor minyak dari Iran agar memutuskannya sejak bulan November mendatang.
Bahram Ghassemi, Jurubicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran hari Rabu (27/6) mereaksi pernyataan seorang pejabat senior Amerika soal penghentian pembelian minyak dari Iran dan mengatakan, Republik Islam Iran dengan bersandar pada kemampuan dalam negeri dan dengan memanfaatkan kapasitas internasional dapat melawan tekanan dan sanksi sepihak Amerika.