Media Cina Menilai Konstruktif Perundingan JCPOA Iran dan Eropa
-
Bendera Cina
Media-media Cina menggambarkan perundingan Republik Islam Iran dengan negara-negara Eropa terkait Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan masa depan hubungan kedua pihak.
Kantor Berita Xinhua hari Sabtu (07/7) menurunkan laporan bahwa para pejabat Eropa dan Iran untuk mempertahankan JCPOA telah melakukan perundingan konstruktif dan untuk itu, sekalipun ada pelanggaran JCPOA oleh Amerika Serikat, pihak lain yang menandatangani kesepakatan nuklir mengakui resmi hak memanfaatkan nuklir damai, politik dan ekonomi Iran.
Televisi resmi pemerintah Cina, CCTV juga melaporkan bahwa menurut pandangan para pejabat senior Iran ada kemauan politik yang kuat dari pihak Eropa untuk mempertahankan kesepakatan nuklir.
Sementara situs China.org dalam laporannya menyebutkan, sekalipun perundingan dan pengakuan kedua pihak konstruktif, tapi Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran menginginkan adanya paket usulan yang secara khusus, ada solusi untuk JCPOA dan mempertahankan kesepakatan nuklir dan tidak ada ambiguitas di dalamnya.
Sidang pertama komisi bersama JCPOA di tingkat menteri-menteri luar negeri pasca keluarnya AS dari kesepakatan internasional diselenggarakan di Wina dengan dihadiri menteri luar negeri Iran dan kelompok 4 + 1 (Jerman, Perancis, Inggris, Cina dan Rusia) serta Federica Mogherini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa.
Pasca sidang tersebut, Federica Mogherini kepada para wartawan mengatakan, kedua pihak menyepakati untuk melanjutkan perundingan dan semua pihak mencari solusi untuk menyelamatkan JCPOA.