Spanyol Memilih Tetap di Pasar Iran
-
Minyak Iran
Perusahaan minyak Spanyol mengumumkan mereka mengabaikan ancaman sanksi Amerika dan akan melanjutkan kehadiran mereka di pasar Iran.
Seperti dilaporkan Sputnik, perusahaan Sprinko yang aktif di sektor minyak menyatakan, meski ada sanksi dari Amerika terhadap Iran, mereka memilih tetap melanjutkan aktivitasnya di Tehran.
Kepala Humas Sprinko, Carlos Toledo mengatakan, aktivitas perusahaan ini di Iran dimulai sejak tahun 2013 dan kini ada peluang bagus untuk memperluas aktivitasnya di Iran dengan adanya ancaman dan sanksi Amerika.
Uni Eropa dengan melaksanakan Undang-Undang Pemblokiran (Blocking Statute) terhadap sanksi Amerika, menudukung kehadiran perusahaan Eropa di Iran.
Presiden Amerika, Donald Trump pada 8 Mei mengumumkan secara sepihak keluar dari JCPOA dan memulihkan kembali sanksi nuklir terhadap Republik Islam Iran. Sebagian sanksi tersebut adalah mencegah penjualan minyak Iran.
Sanksi minyak Amerika rencananya diberlakukan pada 4 November 2018 dan hingga kini mayoritas pembeli minyak Iran termasuk Cina mengumumkan akan tetap melanjutkan pembelian minyak dari Iran. (MF)