Gelar Latihan Perang dengan AS, Korsel Langgar kesepakatan
-
Latihan perang bersama AS dan Korea Selatan
Latihan perang gabungan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat dipandang Pyongyang melanggar kesepakatan kedua negara yang bertujuan untuk meredam ketegangan.
Kantor berita pemerintah Korut, Rodong Sinmun menyatakan bahwa latihan bersama yang merupakan bagian dari Program Pertukaran Marinir Korea itu melanggar kesepakatan antara Korut dan Korsel untuk menghentikan segala "tindakan bermusuhan."
Reuters melaporkan bahwa latihan itu melibatkan 500 personel marinir AS dan Korsel.

Pada awalnya, manuver militer ini akan dilakukan pada Juni lalu, tapi tertunda karena di bulan itu, Presiden AS Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korut, Kim Jong-un, bertemu dan sepakat untuk meredam ketegangan dan melakukan denuklirisasi.(PH)