Rusia Terkejut dengan Rencana Baru AS di Suriah
Duta Besar Rusia untuk PBB di Jenewa, Alexey Borodavkin mengatakan pada Ahad (17/4/2016), Washington telah meyakinkan Moskow bahwa tidak ada program untuk mempersenjatai kelompok pemberontak jika gencatan saat ini di Suriah gagal.
Surat kabar Wall Street Journal baru-baru ini menulis, Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah telah memprediksi Plan B untuk penyerahan senjata anti-udara kepada pemberontak Suriah sehingga mereka dapat menembak jatuh pesawat tempur militer Suriah.
Borodavkin menandaskan bahwa para diplomat dan pejabat militer AS ketika menjawab pertanyaan Rusia, mengatakan tidak ada rencana cadangan untuk Suriah dan Washington mendukung gencatan senjata.
"Rusia dan AS masih bekerjasama untuk memperkuat dan memperluas gencatan senjata di Suriah. Beberapa kelompok pemberontak melanggar perjanjian menghentikan permusuhan, tapi militer Suriah sejauh ini belum melakukan itu," tandasnya.
AS dan Rusia mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata di Suriah dan perjanjian itu mulai berlaku pada tanggal 27 Februari. Kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra dikecualikan dari kesepakatan tersebut. (RM)