Tekanan Barat terhadap Venezuela
https://parstoday.ir/id/news/world-i67162-tekanan_barat_terhadap_venezuela
Di tengah berkobarnya krisis politik di Venezuela, Barat justru berupaya meningkatkan tekanan terhadap negara ini dengan menjatuhkan sanksi minyak.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
Feb 01, 2019 17:07 Asia/Jakarta
  • Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan rivalnya, Juan Guaido
    Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan rivalnya, Juan Guaido

Di tengah berkobarnya krisis politik di Venezuela, Barat justru berupaya meningkatkan tekanan terhadap negara ini dengan menjatuhkan sanksi minyak.

Sejak Juan Guaido mengumumkan dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela pada 23 Januari lalu, dukungan negara-negara Barat terhadap mantan ketua Kongres Nasional Venezuela ini semakin deras.

Pihak internasional yang pertama kali mendukung Guaido secara resmi sebagai persiden Venezuela adalah Presiden AS, Donald Trump. Washington menyatakan akan mengerahkan seluruh kekuatannya dari politik hingga ekonomi untuk mewujudkan demokrasi di Venezuela.

Presiden AS, Donald Trump

Setelah AS, Eropa menyuarakan dukungannya terhadap Guaido. Parlemen Eropa menyerukan kepada seluruh negara Eropa supaya mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela.

Langkah interventif ini bertentangan dengan aturan internasional, sebab Venezuela termasuk salah satu negara anggota PBB yang berdaulat. Dengan mengabaikan ketentuan internasional, AS dan Eropa terus-menerus memperkeruh konflik di Venezuela melalui dukungannya terhadap Guaido.

Padahal Maduro secara resmi terpilih sebagai pemenang pemilu presiden Venezuela dengan meraih 68 persen suara. Tapi mekanisme demokrasi tersebut diabaikan begitu saja oleh AS dan negara-negara Barat yang selama ini mengklaim sebagai pengusung bendera HAM, dan pengibar demokrasi di dunia.

Kini, AS bersama Eropa meningkatkan tekanannya terhadap pemerintah berdaulat Venezuela yang dipimpin Nicolas Maduro. Selain melancarkan sanksi ekonomi dan memblokir aset negara ini, AS juga menjegal seluruh transaksi perdagangan dan ekonomi negara lain dengan Venezuela.

Seorang pejabat tinggi AS hari Kamis hari Kamis (31/1) mengatakan, Washington mengawasi dari dekat perdagangan antara Turki dengan sekutu Eropa di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan Venezuela. Jika terbukti sanksi ini dilanggar oleh Ankara, maka  Turki akan menanggung akibatnya.

Turki bersama sejumlah negara seperti Iran, Rusia dan Cina menyatakan dukungannya terhadap Maduro dan pemerintahannya yang berdaulat. Ankara mengecam intervensi Barat, terutama AS dalam urusan internasional Venezuela.

Kini, Barat semakin agresif meningkatkan tekanan terhadap Maduro dan memberikan dukungan terhadap Guaido dengan tujuan menjadikan oposisi pemerintah Venezuela ini sebagai boneka kepentingannya.(PH)