Trump Mengakui Peningkatan Kekerasan dan Pembunuhan di Amerika
-
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat
Presiden Amerika Serikat mengakui bahwa kejahatan dengan kekerasan telah meningkat di seluruh negeri.
Menurut laporan IRIB, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat pada hari Rabu (13/02) dalam pertemuan Sheriff dan Kepala Staf Kepolisian AS mengatakan, "Selama dua tahun sebelum saya mengambil sumpah jabatan sebagai presiden, sejauh ini, kejahatan kekerasan di seluruh Amerika telah meningkat 8% dan angka pembunuhan telah bertambah lebih dari 20%."
Trump mengklaim bahwa pengurangan kejahatan kekekrasan sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Amerika Serikat menghadapi gelombang kekerasan, pembunuhan, penyanderaan dan serangan bersenjata.
Ribuan orang terbunuh atau terluka setiap tahun akibat penembakan di berbagai bagian Amerika Serikat. Menurut laporan resmi, ada sekitar 270 hingga 300 juta senjata di Amerika Serikat, yakni hampir satu senjata ditemukan per orang di negara ini.
Terlepas dari permintaan kelompok-kelompok advokasi hak-hak warga di Amerika Serikat, karena kekuatan lobi senjata, tidak ada pemerintah AS yang pernah mampu mengeluarkan aturan untuk mengatur penjualan senjata.
Trump adalah sponsor utama produsen senjata Amerika dan pada awal kepresidenannya ia mengatakan kepada mereka bahwa setelah delapan tahun penindasan atas para produsen senjata, mereka sekarang memiliki pendukung nyata di Gedung Putih.