Putin dan Aoun Dukung Kedaulatan dan Integritas Wilayah Suriah
-
Putin dan Aoun
Presiden Rusia dan Lebanon dalam statemen bersama menekankan urgentitas inisiatif Iran, Rusia, dan Turki untuk menyelesaikan krisis Suriah dan perang melawan terorisme.
Seperti dilaporkan IRNA Selasa malam (26/3) Vladimir Putin dan Michel Aoun di akhir perundingannya di Kremlin merilis statemen dan menekankan dukungan mereka terhadap independensi, persatuan, kedaulatan dan integritas wilayah Suriah. Mereka menyebut dialog damai Astana yang dipelopori Iran, Rusia dan Turki efektif serta menguntungkan.
Michel Aoun dan Vladimir Putin juga mengumumkan dukungannya atas langkah dan upaya pemerintah Suriah serta sekutunya di bidang perang kontra terorisme dan memerangi kelompok teroris Daesh (ISIS), Front al-Nusra dan kelompok lainnya.
Prakarsa usulan Rusia untuk memulangkan pengungsi Suriah ke negara mereka termasuk salah satu dukungan yang ditekankan dalam pertemuan tersebut.
Dukungan Rusia dan Lebanon tehadap kedaulatan wilayah Suriah diumumkan ketika AS dalam sebuah langkah provokatifnya mengakui secara resmi aneksasi Golan oleh rezim Zionis Israel.
Rezim Zionis tahun 1967 mencaplok sekitar 1200 km persegi wilayah Suriah di Golan dan kemudian menganeksasinya.
Presiden AS Donald Trump pada 25 Maret 2019 dalam langkahnya yang melanggar hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan, mengakui secara resmi kedaulatan Israel terhadap Dataran Tinggi Golan. Langkah tersebut menuai kecaman dunia. (MF)