Maduro Siap Jalankan Rencana Pembagian Jatah Listrik di Venezuela
-
Nicolas Maduro
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengumumkan rencana 30 hari pembagian jatah listrik untuk menghadapi pemadaman listrik di negara ini.
Menurut laporan Associated Press, Nicolas Maduro Ahad (31/3) seraya mengumumkan rencana 30 hari pembagian jatah listrik di negaranya mengatakan, implementasi rencana ini ditujukan untuk menyelesaikan kendala pemadaman listrik.
Maduro juga memperingatkan segala bentuk instabilitas di Venezuela akibat pemutusan listrik.
Presiden Venezuela menyatakan, tindakan subversif Amerika merupakan alasan pemadaman listrik terbaru di negara ini.
Menyusul pemadaman listrik terbaru di Venezuela, sumber-sumber daya air dan telekomunikasi juga mengalami kendala.
Pemerintah Venezuela hari Ahad (31/3) mengumumkan pemangkasan jam kerja dan sekolah karena kondisi listrik yang semakin parah.
Protes atas pemadaman listrik di Venezuela yang dimulai sejak Maret, hari Ahad dimulai kembali.
Para demonstran di salah satu jalan utama Caracas dilaporkan terlibat bentrokan dengan polisi. Selama bentrokan tersebut satu pria dan wanita dilaporkan terluka dan korban dilarikan ke rumah sakit.
Caracas dan 20 dari total 23 negara bagian Venezuela hari Jumat lalu kembali dilaporkan dalam kondisi gelap gulita serta berbagai wilayah lain pada hari Sabtu dilaporkan tidak memiliki pasokan listrik.
Pemutusan besar-besara listrik pada 7-14 Maret dan kemudian pada 25-28 Maret menimbulkan kendala besar bagi Venezuela. (MF)