Guardian: Mengulang “Skenario Venezuela” di Iran adalah Ilusi
https://parstoday.ir/id/news/world-i186326-guardian_mengulang_skenario_venezuela_di_iran_adalah_ilusi
Pars Today - Surat kabar The Guardian menyebut mimpi Presiden Amerika Serikat untuk mengulang “skenario Venezuela” di Iran sebagai ilusi.
(last modified 2026-03-07T15:22:25+00:00 )
Mar 07, 2026 22:18 Asia/Jakarta
  • Warga Iran mengenang syahadah Imam Khamenei
    Warga Iran mengenang syahadah Imam Khamenei

Pars Today - Surat kabar The Guardian menyebut mimpi Presiden Amerika Serikat untuk mengulang “skenario Venezuela” di Iran sebagai ilusi.

Setelah penculikan Nicolás Maduro, Presiden Venezuela, dalam operasi agresif pasukan khusus Amerika Serikat, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat mengklaim berniat menerapkan “model perebutan kekuasaan” yang sama di Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, sementara Trump, dengan mengacu pada apa yang disebutnya sebagai “penaklukan pemerintah Venezuela yang sukses”, berusaha untuk mempengaruhi penentuan pemimpin masa depan Iran setelah syahidnya Ayatullah Khamenei dalam serangan teroris Amerika-Zionis, surat kabar Inggris The Guardian dalam analisisnya menggambarkan strategi ini sebagai tidak praktis dan naif.

Dalam konteks ini, Benjamin Gedan, Direktur Program Amerika Latin di Stimson Center dan mantan ahli Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan bahwa mendirikan pemerintahan boneka di Iran jauh lebih tidak praktis daripada di Venezuela.

Ia menggambarkan ide bahwa Amerika Serikat dapat mengirim kapal-kapalnya ke mana saja di dunia dan kemudian menggulingkan pemerintah yang berkuasa di suatu negara melalui operasi militer dan menempatkan pemerintah seperti pemerintahan Delcy Rodríguez di sana sebagai “ide yang bodoh”.

Alex Vatanka, Direktur Program Iran di Institut Timur Tengah Washington, juga menyebut upaya ini “melampaui ilusi” dan menunjukkan bahwa dalam situasi konflik dan perang terbuka, tidak ada seorang pun dalam lingkaran kekuasaan yang akan menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat.

Konsekuensi Ekonomi dan Geopolitik Perang terhadap Ekonomi Global

Sementara itu, lembaga think tank “Responsible Statecraft” dalam sebuah laporan memperingatkan bahwa perang terhadap Iran akan menyeret ekonomi global dengan krisis yang mendalam. Laporan tersebut menegaskan bahwa konsekuensi perang dengan Iran melampaui pasar energi. Peningkatan harga pupuk kimia akibat gangguan produksi gas alam di Teluk Persia merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan jutaan orang.

Berdasarkan hal ini, Washington dengan perjudian militer ini, kini telah menjadi “agen utama ketidakstabilan” yang tidak hanya mengancam ekonomi global, tetapi juga stabilitas ekonomi wilayah (seperti Asia) yang telah mengalami pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia selama 30 tahun terakhir.(sl)