HRW Desak Revisi Kesepakatan Uni Eropa-Turki
Human Rights Watch (HRW) mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk meninjau kembali kesepakatan dengan Turki terkait pengungsi.
Seperti dilansir Press TV, HRW dalam satu pernyataannya Sabtu (23/4/2016) menyinggung situasi buruk para pengungsi di perbatasan Turki-Suriah dan mendesak agar kesepakatan kontroversial tersebut ditinjau ulang.
"Para pemimpin Uni Eropa sebenarnya telah mengabaikan ribuan pengungsi yang berusaha melarikan diri perang di Suriah dan memasuki wilayah Turki, sementara mereka sibuk memastikan pelaksanaan ketentuan kesepakatannya dengan Ankara," kata pernyataan tersebut.
HRW juga menganggap rencana kunjungan Kanselir Jerman Angela Merkel dan pejabat tinggi Uni Eropa ke kamp pengungsi di perbatasan Turki dengan Suriah, sebagai sebuah langkah yang sia-sia.
"Mereka tidak akan dapat memahami situasi yang sebenarnya hanya dengan kunjungan beberapa jam," tegas statemen HRW.
Berdasarkan data terbaru Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), lebih dari 178 ribu pencari suaka telah memasuki Eropa melalui laut sejak awal tahun 2016. Sebanyak 732 dari mereka dilaporkan tewas dalam perjalanan itu. (RM)