Media Jerman: di Hadapan Iran, Inggris Hanya Bisa Mengancam
https://parstoday.ir/id/news/world-i72116-media_jerman_di_hadapan_iran_inggris_hanya_bisa_mengancam
Majalah mingguan Jerman, Die Zeit memprotes penahanan kapal tanker Iran oleh Inggris di Selat Gibraltar dan menulis, dengan langkahnya ini, London terkucil di tengah sekutu-sekutu Eropanya, dan tidak bisa melakukan apapun selain mengeluarkan statemen keras dan ancaman kosong.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 22, 2019 14:13 Asia/Jakarta
  • tentara IRGC di atas kapal tanker Inggris
    tentara IRGC di atas kapal tanker Inggris

Majalah mingguan Jerman, Die Zeit memprotes penahanan kapal tanker Iran oleh Inggris di Selat Gibraltar dan menulis, dengan langkahnya ini, London terkucil di tengah sekutu-sekutu Eropanya, dan tidak bisa melakukan apapun selain mengeluarkan statemen keras dan ancaman kosong.

Fars News (22/7/2019) melaporkan, majalah mingguan Jerman, Die Zeit dalam laporannya bertajuk "Tiba-tiba Inggris Raya Sendirian" mengabarkan, dalam rangka masuk koalisi Amerika Serikat, Inggris awal bulan Juli 2019 menahan kapal tanker Iran, namun London menempatkan dirinya dalam posisi yang sepenuhnya bertolak belakang dengan tujuannya.

Menurut Die Zeit, sepertinya Inggris menyesal sudah menahan kapal tanker Iran di Selat Gibraltar. Pemerintah London yang tengah bergulat dengan imbas Brexit, mendapat tekanan hebat dari pejabat ekstrem Gedung Putih dan untuk pertama kalinya menahan kapal tanker Iran.

Ditambahkannya, Iran tidak bisa menerima aksi pembajakan Inggris itu, dan menahan kapal tanker Inggris dalam sebuah operasi. Dengan demikian, sekarang bukan hanya Amerika yang menjadi pusat perhatian kebijakan anti-Iran yang diusung Trump, tapi Inggris juga.

Inggris, katanya, tidak ingin perang yang dipimpin Amerika di Teluk Persia terulang lagi, pasalnya London merasakan betul bagaimana pahitnya pengalaman perang Irak. Penahanan kapal tanker Inggris di Selat Hormuz menunjukkan kelemahan London, di saat yang sama membuktikan kata-kata Korps Garda Revolusi Islam, IRGC bukan sekadar kemarahan dan ancaman kosong. (HS)