Erdogan: Jika ada Masalah, Saya akan Berunding dengan Putin
-
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, jika ada masalah, Saya akan berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Kantor Berita Anadolu Ahad (13/10/2019) melaporkan Recep Tayyip Erdogan hari Ahad di pidatonya menyatakan, jika muncul masalah, dalam tempo 24 jam dirinya akan berunding dengan Putin dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Presiden Turki tanpa mengisyaratkan pelanggaran terhadap piagam PBB terkait serangan ke bagian wilayah sebuah negara independen tanpa meraih ijin dari pemerintah sah Damaskus mengklaim, "Kami tidak rakus akan wilayah Suriah."
Ia menambahkan, laporan yang menunjukkan anasir Daesh melarikan diri dari penjara di utara Suriah menyusul serangan Turki ke kawasan ini, sebuah bentuk penyesatan.
Erdogan di jumpa persnya di Ankara dalam menganalisa operasi militer negaranya di utara Suriah seraya mengisyaratkan bahwa dukungan terbanyak dari operasi ini datangnya dari etnis Kurdi Suriah mengatakan, sejak dilancarkannya operasi ini 440 anasir teroris terbunuh dan 254 lainnya menyerah.
Presiden Turki menambahkan, kami tidak akan mengijinkan berdirinya pemerintahan teroris di utara Suriah.
Ankara ketika berbicara mengenai operasi " Operasi Mata Air Perdamaian" di wilayah Suriah, langkah ini menuai penentangan luas di tingkat internasional.
Invasi militer Turki ke wilayah Suriah dilancarkan sejak Rabu (09/10/2019) dengan alasan memerangi terorisme dan sampai kini masih terus berlanjut. (MF)