Brussels Kutuk Serangan Pasukan Haftar ke Pelabuhan Tripoli
-
Josep Borrell
Ketua Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa mengutuk serangan udara pasukan Tentara Nasional Libya (LNA) di bawah komando Khalifa Haftar ke pelabuhan Tripoli.
Josep Borrell juga menuntut dihentikannya segera tensi di Libya, lapor Aljazeera Kamis (20/02).
Pemerintah Rekonsiliasi Libya saat merespon langkah terbaru pasukan Haftar mengkonfirmasi penangguhan perundingan untuk mengakhiri perang di Tripoli.
Pusat penerangan di bawah pasukan Haftar Selasa (18/02) siang mengumumkan, sebuah kapal Turki yang mengangkut senjata dan amunisi menjadi target di pelabuhan Tripoli dan dihancurkan.
PBB di Jenewa sempat menjadi tuan rumah perundingan perwakilan pemerintah rekonsiliasi nasional Libya dan Pasukan Nasional Libya (LNA).
Kesepakatan terkait perundingan ini diraih satu bulan lalu (19/01) di sidang Berlin antara kekuatan asing yang mendukung pihak-pihak yang bertikai di Libya.
Para peserta perundingan ini seraya merilis statemen menuntut gencatan senjata, dihentikannya serangan ke instalasi minyak dan implementasi sanksi senjata kepada Libya.
Di sisi lain menlu negara anggota Uni Eropa Senin lalu menyatakan kesiapan mereka terkait misi baru di Laut Mideterania untuk menjalankan sanksi senjata PBB terhadap Libya.
Pasukan Khalifa Haftar 4 April 2019 berencana merebut ibu kota Tripoli, namun sampai saat ini mereka gagal. Langkah ini menuai respon pemerintah rekonsiliasi nasional pimpinan Fayez al-Sarraj yang didukung masyarakat internasional. (MF)