Komisi Penyelidikan PBB Memprotes Upaya Pelengseran Bashar Assad
Komisi penyelidikan internasional atas pelanggaran hak asasi manusia di Suriah mengatakan, tekanan untuk melengserkan Presiden Suriah sebelum perundingan, menghambat upaya memerangi terorisme.
ISNA (8/2) melaporkan, Carla Del Ponte, anggota Komisi Independen Penyelidikan PBB mengatakan, untuk mengalahkan terorisme diperlukan peningkatan upaya internasional dan kerja sama dengan pemerintah Suriah.
Akan tetapi, katanya, dimunculkannya isu penggulingan Bashar Al Assad, Presiden Suriah sebelum dimulainya perundingan, dapat menghilangkan kesempatan ini.
Ia menambahkan, buah dari tekanan-tekanan itu adalah tewasnya rakyat Suriah dan hancur leburnya negara ini.
Ponte juga mengumumkan kesiapan Komisi Independen Penyelidikan PBB untuk berkerjasama dengan Damaskus dalam rangka menyelidiki kemungkinan pelanggaran HAM di Suriah.
Ia mengaku sudah diundang ke Suriah, namun Komisi Independen Penyelidikan PBB untuk pertama kalinya menolak undangan tersebut.
"Komisi Independen Penyelidikan PBB, di akhir tahun 2015 memberikan lampu hijau untuk berkunjung ke Suriah dan saya siap berangkat ke negara itu," katanya. (IRIB Indonesia/HS)