Dubes Rusia: Hizbullah Disingkirkan, Lebanon Hancur
Aug 23, 2020 08:32 Asia/Jakarta
-
Alexander Zasypkin
Duta Besar Rusia untuk Lebanon mengatakan, upaya menyingkirkan Hizbullah dapat berujung dengan kehancuran Lebanon, dan Iranfobia memiliki sejumlah tujuan khusus.
Fars News (23/8/2020) melaporkan, Alexander Zasypkin yang baru saja menyelesaikan masa tugasnya di Lebanon, dalam wawancara dengan Al Mayadeen menekankan urgensi kerja sama seluruh elemen di Lebanon untuk mengatasi krisis saat ini.
Ia menambahkan, solusi krisis Lebanon saat ini adalah kesepakatan di antara kelompok-kelompok berpengaruh, dan proyek perlucutan senjata Hizbullah sebagai kompensasi bantuan internasional baru, tidak bisa diterima.
Zasypkin menjelaskan, upaya menyingkirkan Hizbullah bisa berujung kehancuran Lebanon, dan pihak-pihak regional serta internasional termasuk Amerika Serikat tidak boleh melanggar garis merah ini.
"Jika Hizbullah disingkirkan, keamanan dan stabilitas tak mungkin dicapai. Pertempuran yang dilakukan Hizbullah bersama militer Suriah dan Rusia, sangat efektif mengubah pandangan Moskow tentang Hizbullah, dan membuka peluang dialog serta kerja sama politik yang lebih luas," paparnya.
Dubes Rusia terkait pertikaian di Dunia Arab menuturkan, konflik lebih banyak dipicu masalah politik bukan sektarian. Misalnya ketakutan atas pengaruh Iran, yang merupakan khayalan itu, digunakan untuk mengalihkan perhatian dari perseteruan Arab-Israel ke masalah konflik Sunni-Syiah atau Farsi-Arab. (HS)
Tags