Sudan: AS Minta Kami Berdamai dengan Israel tanpa Imbalan Apapun
Sep 06, 2020 07:46 Asia/Jakarta
-
Omar Qamaar al-Din
Menteri Luar Negeri Sudan mengatakan Amerika Serikat menekan negaranya untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis Israel, tanpa memberikan kompensasi apapun.
Fars News (5/9/2020) melaporkan, Omar Qamar al-Din dalam sebuah wawancara menyinggung lawatan Menlu Amerika Mike Pompeo ke Sudan pada 25 Agustus 2020 dan menuturkan, Pompeo datang ke Sudan untuk membicarakan penghapusan nama Sudan dari daftar negara-negara pendukung terorisme, sebagai kompensasi normalisasi hubungan dengan Israel.
Menlu Sudan menegaskan, berdamai atau tidak berdamai dengan Irael, nama Sudan tetap akan dihapus dari daftar negara pendukung terorisme.
Seperti dikutip Sputnik, Omar Qamar al-Din menambahkan, Ketua Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah Al Burhan dalam pertemuan dengan Menlu Amerika bertanya, imbalan ekonomi apa yang akan diberikan kepada Sudan jika berdamai dengan Israel, dan kapan nama Sudan dihapus dari daftar negara pendukung terorisme.
Pompeo menjawab, pemerintah Amerika harus berkonsultasi dengan Israel tentang hal ini, setelah itu baru bisa menjawab.
"Menlu Amerika tidak menyebutkan kapan nama Sudan akan dihapus dari daftar itu, dan iapun tidak memberikan janji soal ini, dan terkait bantuan finansial Amerika untuk Sudan, Pompeo mengatakan sesuatu yang tidak pantas disampaikan," imbuhnya.
Menurut Menlu Sudan, Pompeo hanya berbicara soal masuknya beberapa investor Amerika ke Sudan, dan menyebut sejumlah nama perusahaan negara itu. (HS)
Tags