Dirjen IAEA: Program Nuklir Iran Bertujuan Damai
-
Rafael Grossi.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi mengakui bahwa program nuklir Iran bertujuan damai, berbeda dengan klaim-klaim para pejabat AS.
Grossi dalam wawancara dengan surat kabar Austria, Die Presse, Sabtu (10/10/2020) membantah klaim tak berdasar AS dan Zionis yang menuding Iran berusaha mengembangkan senjata atom, dan menegaskan Iran belum memproduksi bahan nuklir yang cukup untuk tujuan itu.
Iran, lanjut Grossi, terus memperkaya uranium ke tingkat yang jauh lebih tinggi daripada yang ditetapkan oleh perjanjian nuklir dan jumlah ini meningkat dari bulan ke bulan.
Dia menandaskan bahwa Iran tidak memiliki cukup uranium yang diperkaya untuk membuat satu senjata atom.
IAEA dalam laporannya kepada Dewan Gubernur pada 3 September 2020, mengkonfirmasi bahwa tingkat cadangan uranium yang diperkaya oleh Iran telah meningkat.
Iran dan IAEA dalam sebuah pernyataan bersama di Tehran pada Agustus 2020, menyatakan bahwa Iran secara sukarela memberikan akses ke dua lokasi yang ditunjuk oleh IAEA dan ini akan mempermudah kegiatan verifikasi badan nuklir PBB ini. (RM)