Trump: Jika Saya Menang, Iran Negara Pertama Kontak Dirinya
-
Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump seraya mengulang klaim dan halusinasinya menyatakan, kontak telepon pertama dirinya setelah kemenangan pemilu presiden mendatang adalah dari Iran.
Seperti dilaporkan FNA, Donald Trump Ahad (18/10/2020) malam waktu setempat di sebuah kampanye pemilu di negara bagian Nevada seraya mengkritik sikap rivalnya dari Demokrat, Joe Biden mengklaim, "Negara pertama yang akan menghubungi Saya setelah kemenangan pemilu adalah Iran."
Presiden Amerika dan petingig senior pemerintahannya termasuk Menlu Mike Pompeo selama beberapa bulan terakhir berulang kali di pidotnya atau cuitan Twitternya secara langsung atau tersirat menuntut perundingan dengan Iran.
Trump dan pemerintahannya ketika terus berbicara mengenai perundingan dengan Iran, Washington tahun 2018 secara sepihak dan ilegal keluar dari JCPOA dan memulihkan sanksi nuklir terhadap Iran.
Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Trump juga mengatakan dirinya tidak lagi sakit dan meminta pendukungnya memberi suara kepadanya di pilpres November sehingga Biden gagal menjadi presiden Amerika.
Kemudian Trump mengisyaratkan aksi protes rasis di negaranya dan menyebut demonstran pemiku kekacauan serta kubu demokrat pendukung kerusuhan dan sayap kiri ekstrim.
Presiden Amerika ini juga mendukung kesepakatan kompromi Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan rezim Zionis Israel. (MF)