CDC: Covid-19 Lebih Dulu Ada di AS Sebelum Cina
https://parstoday.ir/id/news/world-i87880-cdc_covid_19_lebih_dulu_ada_di_as_sebelum_cina
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel darah donor, menemukan beberapa bukti bahwa keberadaan Virus Corona di Amerika, lebih dahulu dari identifikasi resmi di Cina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 03, 2020 10:36 Asia/Jakarta
  • CDC Amerika
    CDC Amerika

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, CDC, setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel darah donor, menemukan beberapa bukti bahwa keberadaan Virus Corona di Amerika, lebih dahulu dari identifikasi resmi di Cina.

Situs The Hill (1/12/2020) melaporkan, berdasarkan penelitian yang dilakukan CDC, Virus Corona ditemukan di Amerika pada pertengahan Desember 2019, lebih awal dari pengumuman resmi di Cina, atau di Amerika sendiri.

Menurut hasil penelitian CDC yang dirilis hari Senin (30/11/2020), bukti keberadaan Virus Corona ditemukan di 106 sampel darah yang diambil dari 7.389 pendonor darah di Palang Merah Amerika, yang tersebar di 9 negara bagian.

Palang Merah Amerika mengumpulkan sampel darah tersebut antara tanggal 13 Desember 2019 hingga 17 Januari 2020, kemudian mengirimkannya ke CDC untuk dilakukan tes antibodi.

Para peneliti mengatakan, antibodi itu khusus untuk COVID-19, dan kami telah menyingkirkan Virus Corona lainnya. Antibodi spesifik Covid-19 terdeteksi di 84 dari 90 sampel yang diuji.

“Temuan dari laporan ini menunjukkan bahwa infeksi SARS-CoV-2 sepertinya telah ada di Amerika pada Desember 2019, lebih awal dari yang diketahui sebelumnya,” kata para peneliti. (HS)