PBB Tuduh Korea Utara Kirim Senjata ke Kongo
PBB menuduh Korea Utara mengirim senjata untuk militer Republik Demokratik Kongo.
Kantor berita Perancis (14/5) melaporkan, para pakar di Komite sanksi PBB dalam laporannya mengatakan, senjata-senjata yang digunakan oleh militer Kongo dan pasukan perdamaian negara itu di Afrika Tengah, mirip dengan senjata-senjata produk Korea Utara.
Laporan itu juga menyebutkan, senjata-senjata tersebut masuk ke Kongo tahun 2014 dalam rangka pelatihan pasukan pengawal presiden dan polisi khusus negara itu oleh 30 pelatih asal Korea Utara.
Berdasarkan sanksi yang dijatuhkan PBB, penjualan senjata atau pelatihan pasukan oleh Korea Utara, dilarang.
Di sisi lain, PBB juga mengkonfirmasikan tuduhan-tuduhan yang tercantum dalam laporan bulan Februari terkait Rwanda.
Rwanda, dengan maksud menggulingkan Presiden Burundi, memberikan pelatihan militer kepada para pengungsi negara itu pada bulan Mei-Juni 2015.
Presiden Rwanda, Jumat (13/5) membantah segala bentuk dukungan kepada pemberontak Burundi dan keterlibatannya dalam instabilitas negara itu, sebagaimana dituduhkan PBB dalam laporan terbarunya. (HS)