Rusia Tekankan AS kembali ke JCPOA dan Mencabut Sanksi
-
Ryabkov
Deputi menteri luar negeri Rusia menekankan kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA dan mencabut seluruh sanksi anti Iran.
Menurut laporan Koran Izvestia, Sergei Ryabkov Senin (15/2/2021) mengatakan, "Kami meminta Washington mengirim tekad politik dan pesan jelas terkait kesiapannya kembali ke JCPOA dan anggota masyarakat dunia lainnya."
"Untuk kasus ini sangat penting jika dimulai dengan pencabutan seluruh keputusan sanksi yang menjadi landasan kebijakan represi maksimum terhadap Iran di era pemerintahan Donald Trump," ungkap Ryabkov.
Donald Trump pada 8 Mei 2018 secara spihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir dengan Iran dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Tehran.
Menyusul keluarnya AS secara ilegal dari JCPOA pada 8 Mei 2018, Iran berusaha mempertahankan kesepakatan nuklir dengan syarat pihak seberang juga menjalankan komitmennya, namun Eropa gagal secara praktis menunjukkan prestasinya untuk mempertahankan JCPOA.
Di kondisi seperti ini, Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran pada 8 Mei 2019, setahun setelah keluarnya AS dari JCPOA, menyatakan, Iran berdasarkan pasal di kesepakatan nuklir akan menurunkan komitmennya secara bertahap sehingga ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. (MF)