Pejabat AS: Tak Penting Siapa Melangkah Lebih Dulu, Kami atau Iran
-
nuklir Iran
Seorang pejabat Amerika Serikat mengklaim negaranya fleksibel dalam menghidupkan kesepakatan nuklir dengan Iran.
Fars News melaporkan, seorang pejabat Amerika Serikat yang tak bersedia diungkap identitasnya, Jumat (26/3/2021) mengatakan, masalahnya bukan siapa yang melangkah lebih dahulu untuk memulai pelaksanaan komitmen perjanjian nukir tahun 2015, masalahnya adalah langkah apa yang akan diambil secara bersamaan.
Ia menambahkan, "Jelas ini bukan sikap kami bahwa Iran harus mematuhi total komitmen nuklir sebelum kami melakukan apa pun."
Pejabat Gedung Putih itu menjelaskan, keluar dari perjanjian nuklir JCPOA adalah langkah keliru, dan tekanan maksimum adalah kekalahan, tapi ini harus menjadi bagian dari sebuah proses yang diambil Iran untuk mencabut keputusan-keputusan nuklirnya.
Pemerintah Presiden Joe Biden baru-baru ini mengumumkan, kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA tergantung pada sikap Iran dalam mencabut langkah balasannya terhadap pelanggaran komitmen nuklir Washington. (HS)