Jun 16, 2016 04:58 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 16 Juni 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Ramadan 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 27 Khordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Sayidah Khadijah as Wafat

 

1440 tahun yang lalu, tanggal 10 Ramadhan tiga tahun sebelum Hijriah, Khadijah as, istri Rasulullah Saw meninggal dunia.

 

Sayidah Khadijah as adalah seorang perempuan Quraisy yang terkemuka dan hartawan. Ketika Muhammad Saw diangkat Allah sebagai Rasul, Khadijah adalah orang pertama yang beriman dan memeluk agama Islam. Beliau pun menjadi pendukung utama dakwah Rasulullah dan bahkan mengorbankan seluruh hartanya demi dakwah Islam. Tahun wafatnya Khadijah disebut sebagai tahun kesedihan karena pada tahun yang sama, Rasulullah juga kehilangan pendukung utamanya yang lain, yaitu Abu Thalib.

 

Mengenai Khadijah, Rasulullah bersabda, "Demi Allah, Khadijah adalah anugerah terbesar dari Allah untukku. Dia beriman kepadaku ketika semua orang mengingkariku dan dia membenarkanku ketika semua orang mendustakanku."

 

Nizhamul Mulk Tewas

 

952 thaun yang lalu, tanggal 10 Ramadhan 485 Hq, Nizhamul Mulk, seorang menteri terkenal dari Dinasti Saljuq, Iran, tewas dibunuh pesaing politiknya.

 

Nizhamul Mulk dilahirkan pada tahun 410 Hijriah di kota Tus,  Iran. Selama 40 tahun, ia mengabdi pada dinasti Saljuk. Dalam periode itu, dia ditugaskan untuk mendirikan sekolah-sekolah di Bagdad, yang terkenal adalah Nizhamiah yang memiliki murid enam ribu orang.

 

Karya terkenal Nizhamul Mulk adalah buku "Siyasat-nameh" yang terdiri dari 50 bab dan membahas berbagai masalah, seperti Quran, sejarah para nabi, dan metode-metode pemerintahan.

 

Wanita Pertama Ke Angkasa

 

53 tahun yang lalu, tanggal 16 Juni tahun 1963, Kosmonaut Rusia, Velentina Tereskhofa menjadi wanita pertama yang melakukan perjalanan ke ruang angkasa dengan menggunakan pesawat ulang alik Vestok 6.

 

Dua tahun sebelumnya, Yury Gagarin, Kosmonaut asal Rusia telah membukukan namanya menjadi manusia pertama yang melakukan perjalanan ke ruang angkasa.

Velentina Tereskhofa berada di ruang angkasa selama 70 jam 50 menit dan telah mengelilingi bumi sebanyak 48 kali.

 

Empat Anggota Motalefeh Islami Dihukum Mati

 

53 tahun yang lalu, tanggal 16 Juni tahun 1963, Muhammad Bukharai, Shadiq Amani, Shaffar Harandi dan Morteza Niknejat, empat anggota kelompok Motalefeh Islami dihukum mati oleh rezim despotik Syah Iran.

 

Keempat pahlawan perjuangan Islam di Iran ini adalah anak-anak muda yang berani dan sangat patuh kepada agama. Dalam perjuangan mendirikan pemerintahan Islam di Iran mereka rela mengorbankan nyawa. Kelompok Motalefeh Islami terbentuk setelah rezim Shah melakukan pembunuhan massal tanggal 5 Juni tahun 1963 .

 

Kelompok ini memiliki misi suci yaitu menentang rezim Shah serta memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan bangsa Iran. setelah Imam Khomeini diasingkan ke luar negeri oleh Shah, Motalefeh Islami membentuk sayap militer yang bertugas membunuh para pemuka rezim Shah yang terbukti telah melakukan pengkhianatan terhadap bangsa dan agama. Sayap militer inilah yang membunuh perdana menteri Iran saat itu Hassan Ali Mansour yang merupakan pelaksana undang-undang kapitulasi yang memberikan kebebasan mutlak kepada warga AS di Iran untuk berbuat semau mereka.

 

Rezim despotik Shah telah menangkap dan memejahijaukan lebih dari seratus kader kelompok Motalefeh Islami melalui proses hukum yang tidak adil. Empat diantara kader utama kelompok ini dihukum mati sementara sebagian lainnya mendapat vonis penjara untuk masa yang panjang.

 

Imam Khomeini Bentuk Lembaga Jihad Pembangunan

 

37 tahun yang lalu, tanggal 27 Khordad 1358 Hs, Imam Khomeini memerintahkan dibentuknya lembaga Jahad Sazandegi atau Jihad Pembangunan.

 

Sejak awal kerjanya, lembaga ini mampu merekrut sumber daya manusia yang peduli, muda dan profesional di pelbagai bidang guna menghidupkan dan meremajakan desa-desa di bidang sosial, ekonomi dan budaya.

 

Ketika dibentuknya lembaga Jihad Pembangunan ini Imam Khomeini berkata, "Sekarang kita memasuki periode pembangunan. Kita menjulukan tangan kita kepada bangsa dan meminta mereka untuk berpartisipasi dalam gerakan ini."

 

Menyusul dikeluarkan perintah Imam Khomeini ra ini, muncul upaya memobilisasi pelbagai kalangan masyarakat untuk memberantas kemiskinan. Pelayanan yang diberikan oleh lembaga Jihad Pembangunan tidak hanya membangun dan menyejahterakan kawasan terpencil dan miskin selama delapan tahun perang, tapi juga berperan dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Iran.

 

Lembaga ini juga berperan besar dalam mengembangkan industri pedesaan, pertanian, peternakan, pembangunan bendungan, sumber-sumber alam dan puluhan layanan lainnya. Aktivitas lembaga ini juga tidak terbatas hanya di Iran, tapi juga merambah sejumlah negara di Afrika. Jihad Sazandegi pada tahun 1362 Hs berubah menjadi sebuah kementerian dan setelah itu pada tahun 1379 Hs digabungkan dengan kementerian pertanian lalu kemudian menjadi kementerian Jahad Keshavarzi (Jihad Pertanian).