Lintasan Sejarah 26 Juli 2016
Hari ini, Selasa tanggal 26 Juli 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Syawal 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Mordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Andalusia Ditaklukkan Thariq bin Ziyad
1345 tahun yang lalu, tanggal 21 Syawal tahun 92 Hq, Andalusia, yang terletak di Spanyol, ditaklukkan oleh pasukan Islam di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad.
Thariq dengan 12.000 pasukan dengan menggunakan beberapa kapal, melewati selat antara Maroko dan Spanyol yang kemudian diberi nama sesuai dengan namanya, yaitu Selat Jabal Thariq. Untuk membangkitkan semangat pasukannya, Thariq membakar kapal-kapal mereka.
Pasukan muslimin kemudian bertempur dengan gigih sehingga berhasil menaklukkan pasukan Spanyol. Mereka kemudian mendirikan pemerintahan dan peradaban Islam selama delapan abad di Andalusia. Pada akhir abad ke-9, tentara salib Eropa bangkit menyerang Andalusia dan menghancurkan peradaban Islam di sana.
Ibnu Hibban, Sejarawan dan Muhaddis Wafat
1083 tahun yang lalu, tanggal 21 Syawal 354 Hq, Ibnu Hibban, sejarawan dan ahli hadis meninggal dunia.
Ibnu Hibban, sejarawan dan ahli hadis terkenal abad ke-4 Hijriah mulai mempelajari dasar-dasar agama kepada guru-guru di masanya. Setelah itu ia ke Neishabour, Iran yang pada masa itu merupakan pusat penting pendidikan agama. Di Neishabour, Ibnu Hibban melanjutkan pendidikannya.
Ibnu Hibban merupakan ulama hebat di bidang hadis dan memiliki pandangan khusus terkait hadis. Ia beberapa kali diangkat menjadi hakim di sejumlah kota. Ia juga memiliki perpustakaan pribadi yang kemudian diwakafkan untuk dimanfaatkan oleh para ilmuwan lain menyalin koleksi buku-bukunya. Tapi saat ini kebanyakan buku-bukunya telah musnah. Karya tulisnya yang masih tersisa adalah al-Tsiqaat dan Raudhah al-Uqala.
Bernard Shaw Lahir
160 tahun yang lalu, tanggal 26 juli tahun 1856, George Bernard Shaw, seorang sastrawan Irlandia terkemuka, terlahir ke dunia di kota Dublin.
Pada usia muda, ia pergi ke London dan merintis karir sebagai kritikus musik dan teater. Bernard Shaw kemudian menulis naskah dramanya sendiri.
Dalam karya-karyanya, Shaw banyak menyerang hiprokrisme sosial, seperti dalam drama berjudul Widower's House dan Mrs. Warren Profession. Selain itu, Shaw juga menulis naskah drama berlandaskan sejarah, yaitu berjudul Caesar and Cleopatra.
Sepanjang hidupnya, Bernard Shaw menghasilkan 36 naskah drama. Ia meninggal dunia pada tahun 1950.
Mohammad Reza Pahlevi Meninggal
36 tahun yang lalu, tanggal 5 Mordad 1359, Mohammad Reza Pahlevi, anak mantan pendiri dinasti Pahlevi yang menjadi diktator di Iran selama puluhan tahun, meninggal dunia di Kairo, Mesir.
Reza Pahlevi yang dikenal dengan nama Reza Khan, terlahir ke dunia pada tahun 1298Hs di Tehran dan setelah dibentuknya dinasti Pahlevi oleh Reza Khan Mirpanj, Mohammad Reza menjadi putra mahkota dan posisinya tetap dipertahankan hingga tahun 1320.
Ketika pasukan Sekutu tiba di Iran dan dilengserkannya Reza Khan lalu diasingkan ke Afrika Selatan, negara-negara arogan Barat menetapkan Mohammad Reza yang lebih patuh kepada mereka sebagai raja Iran dan sejak saat itu Mohammad Reza menjadi Shah Iran.
Sebelum kudeta 28 Mordad 1332, Inggris sangat berpengaruh di Iran. Namun setelah kudeta, Amerika yang memiliki pengaruh dominan di Iran dan mendikte Shah Iran untuk menyetujui segala yang berbau kepentingan Amerika.
Dimulainya Revolusi Islam di Iran pada Khordad 1342 menyingkap kejahatan Mohammad Reza Shah dan pemimpin Revolusi Islam diasingkan pada 13 Aban 1343. Pasca pengasingan Imam Khomeini, kejahatan Shah Pahlevi semakin menjadi-jadi dan menumpas segala bentuk penentangan terhadap kekuasaannya.
Pada akhir tahun 1356, setelah dimuatnya sebuah artikel yang menghina Imam Khomeini, gelombang protes kembali bergema di Iran, tapi semua itu berusaha ditumpas dengan segala cara. Namun kali ini upaya Shah tidak berhasil dan ia akhirnya menyampaikan pidato di televisi dan mengatakan bahwa saya mendengar revolusi kalian. Ia meminta kepada para ulama dan marji untuk menuntun masyarakat dan berjanji akan memberikan kebebasan kepada rakyat.
Semua upaya telah berakhir dan rakyat tetap menuntut lengsernya Mohammad Reza Shah dan pada 22 Bahman 1357 dinasti Pahlevi dan silsilah monarki yang telah berusia 2500 tahun di Iran akhirnya berakhir. Shah Pahlevi yang beberapa pekan sebelum kemenangan Revolusi Islam menilai tidak tepat bila ia harus menetap di Iran, pada 25 Dey 1357 melarikan diri ke luar Iran dan setelah berbulan-bulan terlunta-lunta, akhirnya pada 5 Mordad 1359 meninggal dunia di Kairo, Mesir.