Jul 29, 2016 06:15 Asia/Jakarta

Hari ini, Jumat tanggal 29 Juli 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 24 Syawal 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 8 Mordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Abdurrazaq Shanani Meninggal Dunia

 

1226 tahun yang lalu, tanggal 24 Syawal tahun 211 Hq,  Abdurrazaq  Shanani, seorang cendikiawan dan ahli hadis terkenal abad ke-3 Hijriah, meninggal dunia di Yaman.

 

Abdurrazaq  Shanani  adalah seorang cendikiawan yang amat konsisten dalam menimba  dan menyebarluaskan ilmu. Abdurrazaq Shanani banyak membimbing murid-murid di bidang agama.

 

Selain itu, dia juga menghapal al-Quran dan menulis buku tafsir al-Quran yang kini masih tersimpan di perpustakaan Mesir. Pada akhir usianya, dia kehilangan pengelihatannya dan akhirnya meninggal dunia pada usia 85 tahun.

 

Raja Olaf II Dari Norwegia Tewas

 

986 tahun yang lalu, tanggal 29 Juli tahun 1030, Raja Olaf II Haraldsson dari Norwegia, tewas dalam pertempuran di Stiklestad.

 

Raja Olaf II dikenal sebagai raja efektif pertama di seluruh Norwegia karena berhasil melepaskan diri dari dominasi Denmark dan berhasil memperluas ajaran Kristen di negaranya. Selain itu, pada tahun 1024, Raja Olaf II juga menyusun aturan relijius yang dianggap sebagai UU Norwegia yang pertama. Olaf II adalah anak dari Lord Harald Grenske. Ia dibesarkan sebagai seorang penyembah berhala.

 

Ia kemudian bergabung dalam pasukan Viking dan bergabung dalam berbagai pertempuran. Pada tahun 1015,  Olaf pergi ke Perancis dan di sana dia dibaptis menjadi Kristen. Dua tahun kemudian, Olaf kembali ke Norwegia dan merebut berbagai wilayah yang diduduki oleh Denmark, Swedia, dan bangsawan Norwegia, Earl Haakon of Lade. Hingga tahun 1016, Olaf berhasil menguasai seluruh wilayah Norwegia dan menjadi raja di sana.

 

Selama 12 tahun kemudian, Raja Olaf II membangun kerajaan yang berbasiskan Kristen dan tanpa belas kasihan, ia memaksa rakyatnya untuk memeluk Kristen.

 

Pertempuran Stiklestad

 

986 tahun yang lalu, tanggal 29 Juli tahun 1030, meletuslah pertempuran di Stiklestad, Norwegia, yang dipimpin oleh Raja Olaf II Haraldsson melawan para pemberontak.

 

Pertempuran Stiklestad ini merupakan peristiwa penting dalam penyebaran Kristen di Norwegia. Sejak abad ke-9 negara ini secara bertahap telah menjadi bagian dari kebudayaan Kristen dan kepercayaan animisme yang merupakan kepercayaan asli bangsa Norwegia menjadi tersingkir.

 

Perang Stiklestad  merupakan akibat dari perlawanan sebagian rakyat Norwegia yang dipaksa untuk memeluk agama Kristen. Perang ini menyebabkan tewasnya Raja Olaf II, namun sejak itu pula, kerajaan Kristen berkuasa penuh di Norwegia dan Raja Olaf II diberi gelar sebagai Saint atau orang suci.

 

Ayatullah Meshkini Wafat

 

9 tahun yang lalu, tanggal 8 Mordad 1386 Hs, Ayatullah Meshkini meninggal dunia di usia 86 tahun.

 

Ayatullah Ali Akbar Feiz yang lebih dikenal dengan Meshkini lahir pada 1300 di desa Bolouk Meshkin dari keluarga agamis. Ayahnya seorang ulama yang juga aktif mengurusi warga. Beliau mengikuti ayahnya pergi ke Najaf, Irak dan belajar di sana, lalu kembali lagi ke Iran. Selama di Iran, beliau belajar ilmu-ilmu pendahuluan hauzah kepada ayahnya. Setelah ayahnya meninggal dan sesuai dengan nasihat ayahnya, beliau pergi ke kota Ardebil untuk menuntut ilmu agama. Di sana ia sempat belajar tata bahasa Arab seperti saraf dan nahwu.

 

Ketika terjadi peristiwa Kashf Hejab (pelarangan jilbab) di masa Reza Khan yang menyulut protes ulama dan rakyat di Mashad, Ayatullah Meshkini kemudian pergi ke Qom dan belajar agama di sana. Dengan segera beliau menyelesaikan kuliah-kuliah tingkat menengah hauzah dan setelah itu mulai mengikuti kuliah-kuliah fiqih dan ushul fiqih untuk tingkat mujtahid kepada guru-guru besar di masanya. Beliau juga sempat pergi ke Najaf selama 7 bulan dan ikut di kelas guru-guru besar seperti Imam Khomeini ra. Tapi dengan alasan udara yang begitu panas di Najaf dan lemahnya fisik Ayatullah Meshkini, beliau terpaksa kembali ke Iran.

 

Selama bertahun-tahun Ayatullah Ali Akbar Meshkini belajar kepada ulama besar. Beliau belajar kuliah fiqih dan ushul fiqih untuk tingkat mujtahid kepada Ayatullah al-Udzma Boroujerdi dan Ayatullah al-Udzma Mohaqeq Damad. Banyak ulama besar saat ini merupakan murid beliau. Beliau sendiri berkali-kali mengajarkan kuliah-kuliah tingkat awal dan menengah dan bertahun-tahun memberikan kuliah fiqih dan ushul fiqih untuk tingkat mujtahid.

 

Ayatullah Meshkini selama hidupnya mendirikan Yayasan al-Hadi di bidang percetakan. Beliau sendiri menulis banyak buku di pelbagai bidang. Ayatullah Meshkini juga termasuk orang pertama yang bergabung dengan kebangkitan Imam Khomeini ra dan berkali-kali ditangkap oleh SAVAK dan dipenjara. Beliau merupakan anggota Jameeh Modarresin Hauzah Ilmiah Qom (Asosiasi Pengajar Hauzah Ilmiah Qom) dan banyak dari pernyataan yang dikeluarkan lembaga ini ditandatangani olehnya.